Berita ยป Menjajaki Kerjasama, SFSA Berkunjung ke Balitkabi

Regional Project Manager South East Asia, Clive Murray, didampingi oleh Teddy H. Tambu selaku Program Director di Indonesia dari Sygenta Foundation for Sustainable Agriculture (SFSA) berkunjung ke Balitkabi, 3 Juni 2015. Kunjungan diterima oleh Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo, beserta Dr. A.A. Rahmianna dan Muchlish Adie.

SFSA merupakan organisasi non-profit yang dikembangkan oleh Syngenta dan bersifat independen. Dengan misinya “To create value for resource-poor small farmers in developing countries through innovation in sustainable agriculture and the activation of value chains”, operasionalisasi SFSA berfokus pada petani kecil, produktivitas, dan pemasaran hasil-hasil pertanian di negara berkembang.

Kepala Balitkabi menyambut baik kunjungan tersebut dan diharapkan akan ditindaklanjuti dengan kerjasama yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia. Juga disampaikan paparan profil Balitkabi, dilanjutkan penyampaian program SFSA oleh Clive Murray.

Disampaikan bahwa SFSA telah berhasil di Afrika, India, dan juga memiliki kegiatan di Indonesia, khususnya untuk komoditas hortikultura. Dalam bidang pengembangan perbenihan di Afrika telah dikembangkan konsep Seed2B, yang berorientasikan market-oriented approach, dan lebih familiar diistilahkan B2B. B diartikan sebagai business. Pada suatu saat bisa saja seeds market yet “to be”.

4-6-15

Didiskusikan juga berbagai aspek yang terkait dengan pengembangan kedelai di Indonesia. Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti adalah memperluas dan meningkatkan kerjasama sumberdaya genetik kedelai dan peningkatan kemampuan petani dalam memproduksi dan memasarkan benih kedelai.

Perlu dipikirkan merancang model untuk mengakselerasi kemampuan petani dalam perbenihan. Ujungnya adalah harus berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani. Ini merupakan hal terakhir ini yang menjadi tujuan dari SFSA.

MMA/AW