Berita » Menjaring Perkembangan Penelitian Bidang Pertanian

ugm

Rangkaian Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, diselenggarakan Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian VIII pada tanggal 22 September 2018 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM. Sasaran seminar adalah menjaring penelitian dan teknologi yang telah dihasilkan oleh peneliti dan penyuluh serta berbagai pengalaman pelaku utama dan pelaku usaha, dalam rangka mendukung peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani Indonesia.

Pada seminar tersebut disampaikan tiga pemakalah utama: (1) Internet of things dalam bidang pertanian: peluang dan tantangan (Dr. Ir. Benito Heru Purwanto), (2) Optimasi sumberdaya dan inovasi teknologi pengelolaan lahan pertanian untuk ketahanan pangan Indonesia (Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr.), dan (3) Factors that influence fluctuating endophyte infection-rates of naturalized Italian ryegrass in Japan (Prof. Dr. Masayuki Yamashita).

Internet of Things (IoT) telah menjadi bagian kehidupan masyarakat saat ini, menjadi kebutuhan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Precision agriculture, pertanian presisi, yang telah digagas oleh Kevin Ashton pada tahun 1999, akan terkait langsung dengan penerapan IoT. Integrasi teknologi digital ke dalam pertanian akan mengoptimalkan penggunaan sumberdaya produksi, mengurangi biaya produksi, dan yang terpenting adalah mengurangi resiko potensi kegagalan produksi.

Pada seminar hasil penelitian pertanian 2018, delapan makalah dari peneliti Balitkabi disampaikan yaitu: (1) Kandungan metabolit sekunder genotipe kacang hijau yang dibudidayakan pada kondisi cekaman biotik minimum (Eriyanto Yusnawan), (2) Identifikasi respon galur kedelai terhadap serangan ulat grayak (Kurnia Paramita Sari), (3) Seleksi klon-klon ubi jalar berkadar betakaroten dan bahan kering tinggi (Joko Restuono), (4) Karakterisasi genotipe kedelai toleran kekeringan pada fase reproduktif berdasarkan karakter biomass (Ayda Krisnawati), (5) Seleksi ketahanan galur kedelai keturunan Anjasmoro dan IAC 100 terhadap pecah polong dan keragaan karakter agronomi (Ayda Krisnawati), (6) Pengaruh kalsium dan fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau (Herdina Pratiwi), (7) Pertumbuhan vegetatif dan hasil ubi kayu pada tiga kombinasi dosis pupuk NPK dan empat kombinasi hormon di lahan masam pasang surut Kalimantan Selatan (Sutrisno), dan (8) Pemupukan tumpangsari jagung kedelai pada lahan kering beriklim kering (Afandi Kristiono).

AyK