Berita » Menyimpan Benih Kedelai Setahun, Siapa Takut

Di tengah-tengah “Workshop teknik produksi benih kedelai bagi petugas UPBS BPTP dan penangkar benih” yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Pertanian di Malang, 26–29 November 2013, secara tegas disampaikan oleh beberapa penangkar kedelai bahwa menyimpan benih kedelai hingga setahun tidak menjadi masalah, bukan menjadi momok bagi penangkar kedelai, tidak seperti yang banyak dikeluhkan selama ini kalau benih kedelai sulit disimpan dalam waktu beberapa bulan.Yang mengawali berdiskusi adalah Bapak Wardono, penangkar kedelai sejati dari Bantul DIY. Beliau mengatakan bahwa pernah menyimpan kedelai hingga 2 tahun, daya tumbuhnya masih 82%. Walau sudah sepuh namun nada bicara dan semangatnya tidak diragukan. Beliau menyampaikan kalau kedelai masih hijau daunnya sudah dipanen, tentu benihnya tidak tahan lama. Teknologi beliau adalah panen kedelai setelah daunnya benar-benar rontok, kedelai sudah benar-benar tua, segera dijemur, dan gunakan perontok manual, menggunakan kayu. Setelah dibijikan segera sortasi dan dijemur hingga kadar air 8.5–9%. Setelah benih tidak panas, masukkan ke dalam drum plastik, dan tutuk rapat. Drum plastik yang Pak Dono gunakan berkapasitas 50–100 kg. Wanti-wanti Pak Dono, drum tersebut jangan dibuka-buka kecuali untuk ditanam. Masih cerita Beliau, kalau sudah musim tanam kedelai, benih kedelai dari kelompok Pak Dono selalu dicari petani. Hanya yang dikeluhkan Pak Dono adalah proses sertifikasi benih yang dilakukan setiap 4 bulan, yang berarti dalam setahun drumnya dibuka 3 kali, itu yang menyebabkan vigor benihnya menurun. Permintaan Pak Dono, apa tidak ada cara lain untuk melakukan sertifikasi, sehingga drum tidak harus selalu dibuka.

Senada dengan yang disampaikan oleh Pak Dono, juga dipaparkan oleh Pak Suniman, penangkar benih dari NTB. Mengiyakan kalau menyimpan benih kedelai hingga 1 tahun tidak masalah, kuncinya kadar air sebelum simpan. Tapi yang menarik yang dikeluhkan oleh Pak Suniman, benih yang disimpan setahun kalau ditanam secara sebar daya tumbuhnya di lapang sangat rendah, tetapi jika ditanam dengan cara ditugal, daya tumbuhnya masih cukup tinggi. Lain lagi dengan penangkar benih kawakan dari Majalengka, Pak Zena, menyimpan kedelai tidak susah, setahun bisa. Siapa takut. Hanya yang dikeluhkan, sering diramaikan benih kedelai tidak ada atau tidak tersedia, kenyataannya benih kedelai saya malah tidak ada yang membeli.

MM/Eriy