Berita » Mother and Baby Trials, Jembatan Komunikasi Peneliti ‒ Petani

mb1

Mother and baby trials merupakan design percobaan atau pendekatan penelitian partisipatif yang memfasilitasi komunikasi antara peneliti dengan petani. Melalui mother and baby trials diharapkan ada umpan balik dari petani yang sangat diperlukan oleh peneliti. Hal tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa hingga saat ini masih terdapat keterbatasan dalam hal adopsi varietas maupun teknologi. Hambatan utama adalah kurangnya pemahaman terhadap prioritas petani. Hal tersebut disampaikan oleh pemulia ubi kayu, Kartika Noerwijati, dalam forum seminar internal di Aula Balitkabi tanggal 22 Februari 2019 yang dihadiri oleh para peneliti senior dan junior.

dsc_0384

Mother and baby trials secara sistematis melibatkan banyak petani dan merupakan cara cepat untuk mengevaluasi varietas maupun teknologi yang diperkenalkan kepada petani. Mother trials biasanya dilakukan di kebun percobaan maupun di lahan petani menggunakan rancangan acak lengkap minimal tiga ulangan dan di bawah kontrol petani/teknisi. Jumlah mother trials minimal satu lokasi dengan perlakuan lengkap (semua klon atau teknologi) dan menggunakan cek varietas lokal atau teknologi eksisting.

dsc_0398

Genotipe yang unggul dan disukai petani dalam mother trials selanjutnya dievaluasi oleh petani dalam percobaan yang dikenal dengan baby trials. “Tujuan baby trials ini adalah untuk menilai genotipe yang diunggulkan tersebut secara langsung oleh petani,” kata Kartika. Disamping dapat pula digunakan untuk mendiseminasikan varietas unggul baru. Baby trials dilakukan oleh banyak petani dan setiap varietas/genotipe unggul minimal ditanam oleh 6 – 10 petani. Masing-masing petani menanam maksimal tiga varietas/genotipe. Pelaksanaan baby trials sepenuhnya dilakukan petani di bawah kontrol peneliti.

dsc_0391

Kartika mengungkapkan bahwa metode mother and baby trials sudah digunakan untuk banyak komoditas dan terbukti lebih efektif dibandingkan dengan metode penelitian partisipatif yang lain dalam mendiseminasikan varietas baru serta mempercepat proses adopsi oleh petani.

KN