Berita » Muara Riset adalah Kesejahteraan Petani

Di sela-sela mengikuti Rapat Kerja Balai Besar Litbang Bioteknologi & Sumber Daya Genetik Pertanian yang dilaksanakan di Balitkabi, Kepala Puslitbang Tanaman Pangan, Dr. I Made Jana Mejaya, pada 17 Februari 2015, berkesempatan menyampaikan berbagai program Kementerian Pertanian dan Balitbangtan, serta memberikan arahan terhadap pelaksanaan penelitian yang sedang berjalan dan penyiapan program penelitian tahun 2016. Pertemuan dipimpin oleh Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo diikuti oleh penanggung jawab RPTP dan RDHP serta jajaran keprograman Balitkabi.Mengawali arahannya, Kapuslitbang TP, menyampaikan bahwa setiap kegiatan penelitian haruslah bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani. Berbagai program Balitbangtan harus dipahami oleh seluruh peneliti. Ke depan, program penelitian mulai diarahkan ke lahan sub-optimal. Sinergi peneliti untuk menyelesaikan permasalahan pada setiap lahan sub-optimal harus mulai tertuang dalam program penelitian yang akan datang. Seluruh hasil penelitian dalam bentuk teknologi harus dikaji kelayakannya secara internal, karenanya perlu dibentuk tim yang mampu mengevaluasi kelayakan dari suatu teknologi.

ASP dan ATP sudah dicanangkan dan digerakkan oleh Balitbangtan. Seluruh balit lingkup Puslitbang TP harus berperan aktif dalam mendukung kegiatan tersebut. ASP dan ATP perlu dirancang secara baik dengan mengintegrasikan konsep zero-waste. Peran pupuk organik perlu dipikirkan dan dikaji kembali, apalagi di pasaran sudah banyak produk demikian. Pada posisi ini, kebun percobaan harus menjadi contoh, kebun percobaan harus dikelola secara optimal, sehingga menjadi rujukan dan media diseminasi bagi stakeholder.Mengakhiri arahannya, Dr. Made memberikan semangat agar peneliti harus pede, harus yakin dengan inovasi yang dihasilkan. Produk yang dihasilkan misalnya biopestisida, harus dicoba dan digunakan di lingkungan KP, untuk membuktikan keampuhannya dan kelayakannya. Peneliti harus yakin dengan inovasi yang dihasilkan.MMA/AW