Berita ┬╗ Mursajo: Makmur Bersama Kacang Ijo

Kepala Balitkabi membuka webinar Mursajo

Kepala Balitkabi membuka webinar Mursajo

Kacang hijau merupakan komoditas tanaman pangan yang akhir-akhir ini tampil menjadi komoditas andalan ekspor. Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi penghasil kacang hijau terbesar di Indonesia. Dalam upaya mengoptimalkan nilai ekonomi kacang hijau, Balitkabi bersama-sama dengan PRISMA (The Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture), 7 April 2021, melakukan melakukan webinar tentang peluang usaha dan potensi pasar benih bersertifikat kacang hijau, serta bagaimana memulai bisnis benih kacang hijau secara operasional kepada para penangkar benih yang selama ini berbisnis dengan komoditas lain.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Dr. Ir. Titik Sundari, MP., dan diikuti oleh 22 penangkar benih. Titik Sundari menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini sangat bagus dalam rangka pembangunan perbenihan kacang hijau. Balitkabi merupakan produsen benih kelas BS dan FS, maka dengan adanya produsen benih yang memproduksi kelas benih dibawahnya akan membantu penyediaan benih bersertifikat di masyarakat. Balitkabi memberikan dukungan dalam kegiatan ini. Harapannya, melalui acara ini akan terbangun produsen benih kacang hijau kelas di bawah FS. Dituturkan lebih lanjut bahwa secara tidak langsung akan membantu  dalam memperkuat logistik benih dan hilirisasi varietas kacang hijau yang dihasilkan oleh Balitbangtan. Tentu tetap diperlukan sinergi dengan pihak lain untuk menginfokan inovasi teknologi kepada stakeholder.

Webinar memaparkan Peluang Bisnis Benih Kacang Hijau Bersertifikat (pasar potensial untuk benih kacang hijau bersertifikat dan perhitungan keuntungan dari bisnis kacang hijau di pasar bebas) oleh Tamar Naomi dan Mediane Nurul, dari Business Consultant PRISMA. Juga disampaikan tentang praktik pertanian yang baik untuk memproduksi benih kacang hijau bersertifikat oleh Balitkabi (Ir. Trustinah, MS.), dan proses sertifikasi benih kacang hijau yang disampaikan oleh BPSB Provinsi Jawa Tengah (Catur Rus Wulandari). Juga disampaikan testimoni tentang penggunaan benih kacang hijau bersertifikat dan kebutuhan konsumsi kacang hijau oleh Darmawan, Ketua Poktan Karya Jaya 3, dari Kabupaten Kendal.

Keluaran dari kegiatan ini peserta mendapatkan informasi dan akses konsultasi tentang peluang usaha, potensi pasar, dan prosedur untuk memproduksi benih bersertifikat kacang hijau. Makmurlah bersama kacang hijau.

AK

mursajo1 mursajo2
Narasumber dari Balitkabi (kiri) dan peserta webinar Mursajo (kanan)