Berita ยป Pelatihan Budidaya Ubikayu dan Olahannya

Pada tanggal 16 Juni 2015, Dr. Ir. Sholihin, M.Sc. ditugaskan sebagai narasumber pada pelatihan budidaya ubikayu dan olahannya di lokasi TTP (Taman Teknologi Pertanian) di Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur. Pelatihan ditujukan untuk petani di sekitar Pringkuku.

Dr. Ir. Sholihin, M.Sc. (tengah) bersama dengan tim penanggungjawab TTP Pringkuku, Pacitan

Dr. Ir. Sholihin, M.Sc. (tengah) bersama dengan tim penanggungjawab TTP Pringkuku, Pacitan

Dari hasil penyampaian bahan, laporan dan diskusi khususnya yang terkait dengan budidaya ubikayu di Pacitan dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Jenis varietas yang ditanam petani adalah varietas lokal ketan (varietas tidak pahit/enak) dan Pandemir (varietas pahit). Ada beberapa pilihan yang bisa ditawarkan kepada petani untuk meningkatkan hasil ubikayu di Pacitan dalam kaitannya dengan varietas yaitu :
    • Mengganti varietas lokal ketan dengan varietas unggul Malang 1 atau LITBANG UK 2, kedua varietas tersebut tergolong tidak pahit, Malang 1dilepas tahun 1992 dan LITBANG UK 2 dilepas tahun 2012. Berdasarkan data yang diperoleh, potensi hasil Malang 1 dan LITBANG UK 2, lebih tinggi dari varietas lokal ketan.
    • Mengganti varietas lokal Pandemir dengan varietas unggul Adira 4 dan Malang 4. Adira 4 merupakan varietas yang dilepas tahun 1987. Varietas Adira 4 merupakan varietas yang paling stabil dibanding varietas unggul lain, tergolong varietas yang tahan hama tungau dan penyakit busuk umbi.
  2. Hama utama yang menyerang ubikayu di Pacitan adalah hama tungau. Pilihan yang bisa ditawarkan ke petani untuk mengendalikan hama tungau yaitu menggunakan varietas yang tahan atau agak tahan terhadap hama tungau, melakukan pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, pembumbunan, dan penyiangan dengan cara yang baik sehingga daya tahan tanaman terhadap tungau meningkat, serta sebagai pilihan terakhir adalah dengan menyemprot insektisida Keltane. Disamping itu, penyemprotan air pada pertanaman ubikayu juga bisa menekan populasi hama tungau.
  3. Model penanaman ubikayu di Pacitan umumnya seperti tertera pada Gambar 2. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil ubikayu yaitu dengan penanaman baris ganda. Model ini dapat menambah populasi ubikayu per satuan luas dan masih dapat mengakomodasi keingingan petani melalui sistem tumpangsari dengan padi atau jagung.
  4. Rekayasa lain yang bisa ditawarkan ke petani yaitu dengan melakukan pemupukan yang benar. Secara umum kebutuhan ubikayu untuk unsur K dua kali kebutuhan unsur N, dan kebutuhan unsur P setengah unsur N.
Varietas lokal ketan (kiri), model penanaman ubikayu di Pacitan (tengah), dan penanaman ubikayu baris ganda.

Varietas lokal ketan (kiri), model penanaman ubikayu di Pacitan (tengah), dan penanaman ubikayu baris ganda.

Dr. Sholihin