Berita » Pelatihan Pangan Olahan untuk pengrajin KRPL Pacitan

Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Hariyono, mencicipi kue ubi jalar hasil praktik peserta latihan

Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Hariyono, mencicipi kue ubi jalar hasil praktik peserta latihanUntuk lebih meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan kegiatan ekonomi di Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Desa Kayen Kabupaten Pacitan, Balitkabi melatih para pengrajin, Kelompok Kerja (Pokja) PKK,  staf Ketahanan Pangan, dan Penyuluh Pertanian di desa lokasi KRPL. Materi pelatihan mencakup pengolahan ubi jalar, ubi kayu, dan kedelai menjadi produk pangan olahan yang nilai ekonominya lebih tinggi ketimbang bahan segarnya.

  Katrol Nilai Tambah KRPL Pelatihan yang bertajuk “Sosialisasi Pengolahan Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Mendukung KRPL di Pacitan” ini dilaksanakan tanggal 21-23 Februari 2011. Pelatihan diikuti oleh 28 orang terdiri dari ibu-ibu pengrajin pangan, Pokja PKK Desa Kayen, staf Kantor Ketahanan Pangan, dan Penyuluh Pertanian. Hari pertama pelatihan dihadiri Dr. Hariyono, Kepala Badan Litbang Pertanian, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan), dan beberapa pejabat Lingkup Badan Litbang Pertanian. Sebelumnya Pak De Karwo (Dr. Sukarwo), Gubernur Jawa Timur, bersama Bupati Pacitan beserta rombongan meninjau ke kampung KRPL.

Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Hariyono, mencicipi kue ubi jalar hasil praktik peserta latihan

Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Hariyono, mencicipi kue ubi jalar hasil praktik peserta latihan

Dr Muchlish Adie, Kepala Balitkabi sedang memberikan arahan.

Dr Muchlish Adie, Kepala Balitkabi sedang memberikan arahan.

Dengan pelatihan tersebut diharapkan hasil usaha tani tidak langsung dijual segar, namun diproses terlebih dulu menjadi pangan olahan sehingga meningkat nilai ekonominya. Dengan penambahan keterampilan tersebut, hasil panen ubi jalar, suweg, mbote, ganyong, talas, dan garut dari kawasan KRPL dapat langsung ditingkatkan nilai tambahnya. Pemrosesan ini secara langsung akan menambah kegiatan ekonomis bagi warga Desa Kayen. Itulah salah satu daya katrol pelatihan ini terhadap pengembangan KRPL di Pacitan. Perlu dikemukakan bahwa dengan konsep KRPL ini, lahan yang nganggur, baik tegal, pekarangan maupun sawah, diusahakan tanaman yang cocok untuk kondisi lahannya. Tanaman yang diusahakan antara lain umbi-umbian (ubi jalar, suweg, mbote, dan sejenisnya), aneka tanaman obat, serta tanaman tahunan. Budi daya ternak kambing, ayam, dan ikan juga dikembangkan di desa ini. Varietas unggul yang dikembangkan Balitkabi di wilayah KRPL adalah tiga varietas ubi jalar yaitu: MSU 03028-10, Antin-1, dan Beta-1, serta umbi-umbian potensial di antaranya mbote, ganyong, talas, garut dan suweg.
Pak De mendengarkan penjelasan dari Ka BPTP Jawa Timur Dr. Sudarmadi Purnomo tentang kegiatan KRPL

Pak De mendengarkan penjelasan dari Ka BPTP Jawa Timur Dr. Sudarmadi Purnomo tentang kegiatan KRPL


Oleh Sugiono dan Winarto