Berita » Penganekaragaman Pangan Perlu Digalakkan

pkk6-4

Dalam rangka memantapkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, berimbang, dan aman, perlu dilakukan akselerasi penganekaragaman. Untuk itu, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengadakan sosialisasi Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP). Sosialisasi P2KP dilaksanakan hari Rabu (21/9) di Batu,  dan di Balitkabi, Kamis (22/09/). Dalam sambutannya Ir. Aprianto, MM, Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan, menyampaikan persoalan pangan yang dihadapi pada masa ini. ”Persoalan pangan sekarang ini bukan hanya sekedar dikonsumsi. Sekarang sudah ada pergeseran. Optimalisasi lahan pekarangan, demplot sudah mulai digalakkan, tentunya kesemuanya itu untuk mendukung ketahanan pangan kita”, ungkap Pak Apri. Semetara itu Plh. Kepala Balitkabi, Prof. Subandi menyampaikan, Balitkabi merupakan salah satu instansi Badan Litbang Pertanian untuk membuat ketahanan pangan semakin baik, khususnya untuk komoditas kacang dan umbi (kabi). Selain itu Prof Subandi juga mengungkapkan Balitkabi mengelola komoditas kacang dan umbi mulai dari perakitan varietas, budidaya, sampai pengolahan. ”Untuk pengolahan kabi kita bekerja sama dengan Balai Pascapanen yang ada di Bogor”, tambah beliau. Dalam kegiatan ini peserta diperkenalkan dengan aneka olahan pangan dari umbi-umbian. Peserta juga mempraktikkan secara langsung pembuatan produk olahan seperti cassava blanca, onde-onde ubi jalar ungu, dan brownies ubi jalar. Dari kegiatan ini diharapkan para peserta, khususnya Tim Penggerak PKK ini mampu menyebarluaskan dan mengembangkan aneka produk olahan yang didapat dari Balitkabi kepada masyarakat. Tujuan akhir yang akan diraih adalah semakin berkembangnya penganekaragaman pangan di masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Setelah kegiatan selesai TP PKK ini diajak mengunjungi Rumah Pangan Lestari (RPL) Balitkabi yang siap dipanen. Pada hari Rabu di Batu, dua peneliti pascapanen Balitkabi, Dr. Joko Susilo Utomo dan Ir. Erliana Ginting, M.Sc. dan seorang peneliti ekofisiologi, Ir. Budhi S. Radjit, MS menyampaikan materi pada acara tersebut.  

Tak cukup menyimak penjelasan, para ibu-ibu PKK praktik membuat dan menggoreng onde-onde ubi jalar ungu.

Sembari menikmati produk olahan dari umbi-umbian, Tim Penggerak PKK mencermati bahan dan proses pembuatan produk tersebut.

Ir. Aprianto, M.M. (berseragam) sedang menikmati tiwul instan

RPL (Rumah Pangan Lestari) di salah satu hamparan lahan kantor Balitkabi menarik perhatian Tim Penggerak PKK.

 

JSU dan Sagit _Win