Berita » Pengelolaan Journal On-Line dan Pemanfaatan Methylobacterium pada Invigorasi

Seminar internal kali ini bernuansa agak lain karena salah satu temanya memperkenalkan pengelolaan open journal system (OJS) yang ke depannya akan diberlakukan pada Buletin Palawija yang statusnya sudah terakreditasi LIPI. Seminar dihadiri oleh para peneliti Balitkabi dan dilaksanakan di ruang seminar utama pada tanggal 13 Mei 2013. Tema OJS disampaikan oleh Alfi Inayati, SP, MP. Materi ini merupakan sosialisasi hasil keikutsertaan Bu Alfi pada Workshop Pengelolaan Open Journal Systems UK/UPT Lingkup Badan Litbang Pertanian, di Bogor, 29 April – 1 mei 2013.

Dalam paparannya, Alfi menjelaskan bahwa OJS adalah sistem pengelolaan dan penyebaran jurnal secara online untuk memperluas dan meningkatkan akses terhadap hasil-hasil penelitian. OJS dikembangkan oleh Public Knowledge Project (PKP), pendanaan oleh universitas dan perpustakaan universitas di AS dan Jepang. Kelebihan OJS antara lain murah (gratis), mudah, penyebarannya tidak terbatas, tampilannya juga lebih bagus (full colour), gambar, grafik, hasil PCR, gambar mikroba dan lain-lain bisa terlihat lebih baik, bisa menampilkan gambar bergerak dalam karya tulis kita, repositori lebih instan, meningkatkan keterlacakan oleh peneliti lain (nasional dan international), sitasi oleh peneliti dari kalangan internasional akan meningkatkan impact factor dari jurnal nasional, dan hal ini sekaligus berpotensi untuk meningkatkan impact factor dari peneliti yang bersangkutan.

Makalah kedua disampaikan oleh R.T. Hapsari, SP, MP yang mengangkat tema pemanfaatan Methylobacterium spp. pada invigorasi dan teknik coating untuk meningkatkan vigor benih kedelai. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui potensi Methylobacterium spp. pada invigorasi dan teknik coating dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya untuk memecahkan masalah tersebut, mendapatkan formulasi coating dengan Methylobacterium spp. yang dapat mempertahankan viabilitas benih selama dalam penyimpanan, dan mengetahui jumlah Methylobacterium spp. yang hidup pada coating benih kedelai selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan invigorasi terbukti efektif untuk meningkatkan nilai indeks vigor Argomulyo. Formula Arabic gum, Arabic gum + tokoferol 800 ppm, dan Arabic gum + TD-TM3 secara konsisten dapat mempertahankan viabilitas benih sampai dengan periode simpan 6 bulan. Methylobacterium spp. tetap hidup dalam coating benih selama periode simpan 6 bulan.

Ery/AW