Berita » Peningkatan Produksi Kedelai di Mongondow (Sulawesi Utara) terus Dilakukan

Upaya peningkatan produksi kedelai terus dilakukan Kementerian Pertanian, baik melalui perbaikan teknologi budidaya juga melalui perluasan areal tanam baik di daerah pertumbuhan baru, maupun pemanfaatan lahan hutan, dan perkebunan.

Benih bermutu merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam produksi pertanian. Benih kedelai memerlukan pengelolaan yang optimal baik saat di lapang maupun saat panen, prosesing dan penyimpanan. Oleh sebab itu teknologi produksi benih yang sederhana perlu dikuasi oleh para petani guna memenuhi salah satu aspek PTT kedelai, yaitu budidaya tanaman sehat.

Oleh karena itu, Balitkabi dengan kedelai sebagai salah satu tupoksi komoditas, pada tanggal 24−25 Nopember 2015 mengadakan pelatihan produksi benih kedelai di Kecamatan Dumoga Timur dan Dumoga Tengah, kabupaten Mongondow.

Masing-masing pelatihan diikuti oleh 25 petani kedelai, dengan materi utama adalah teknologi produksi benih yang disampaikan oleh Ir. Suhartina, M.S. dan masalah hama oleh Dr. Suharsono, M.S. Dalam acara diskusi seluruh petani menyampaikan bahwa pemasaran kedelai mengalami kesulitan, meskipun pangsa pasar di Sulawesi Utara sangat besar, yang sebagaian di pasok dari kabupaten Banggai (Sulawesi Tengah).

Hal ini mengindikasikan bahwa penataan di bagian hilir masih sangat diperlukan guna memperbaiki rantai pasok kedelai di Sulut. Sejak sekitar tahun 1980-an, kecamatan Dumoga Raya kabupaten Mongondow merupakan salah satu pusat produksi kedelai di Sulawesi Utara, dengan luas lebih dari 2000 ha yang ditanam di lahan kering dan lahan sawah dengan pola tanam padi – kedelai.

Demikian yang disampaikan oleh Nyoman Tekek, S.P. (Ketua BP3K kecamatan Dumoga Tengah) dan Asaria P., S.P. (Ketua BP3K kecamatan Dumoga Timur) saat pembukaan pelatihan produksi benih kedelai bagi petani di Desa Kembang Merta, Kecamatan Dumoga Tengah dan Desa Werdi Agung Selatan, kecamatan Dumoga Timur.

Sambutan Kepala BP3K Dumoga Tengah, Nyoman Tekek, S.P. (kiri) dan paparan teknologi produksi benih oleh Ir. Suhartina, M.S. (kanan).

Sambutan Kepala BP3K Dumoga Tengah, Nyoman Tekek, S.P. (kiri) dan paparan teknologi produksi benih oleh Ir. Suhartina, M.S. (kanan).

Suasana saat paparan materi dari nara sumber (kiri) dan Para peserta latihan produksi benih kedelai di kecamatan Dumoga Tengah selesai pelatihan (kanan).

Suasana saat paparan materi dari nara sumber (kiri) dan Para peserta latihan produksi benih kedelai di kecamatan Dumoga Tengah selesai pelatihan (kanan).

Suharsono/Suhartina