Berita » Penyampaian Hasil Raker Puslitbang Tanaman Pangan Tahun 2016

Bertempat di Aula Balitkabi dan dihadiri oleh seluruh peneliti, teknisi, staf administrasi, dan pejabat lingkup Balitkabi, pada tanggal 9 Agustus 2016 disampaikan ‘Hasil Raker Puslitbang Tanaman Pangan’ yang telah diselenggarakan di Balitsereal Maros pada tanggal 4−6 Agustus 2016.

Penyampaian hasil Raker dipimpin oleh Dr. Gatut Wahyu Anggoro Susanto selaku koordinator program Balitkabi. Acara ini diawali dengan pengarahan Kepala Balitkabi yang diwakili oleh Dr. Yusmani Prayogo dan dilanjutkan dengan penyampaian Hasil Raker Puslitbang Tanaman Pangan oleh masing-masing kelompok.

11-8-16a

Penyampaian hasil raker dibagi dalam dua sesi, sesi pertama disampaikan tentang Program 2016−2017 oleh koordinator program (Dr. Gatut Wahyu Anggoro Susanto) serta Evaluasi Kinerja 2015−2016 dan Mekanisme Perencanaan Anggaran 2017 Puslitbang TP oleh Kasie Yantek (Dr. Yusmani Prayogo).

Sesi kedua disampaikan tentang Percepatan Diseminasi dan Kerjasama oleh Kasie Jaslit (Ir. Arif Musaddad) serta Ketatausahaan oleh Kasubag TU (Wisnu Unjoyo, S.P.).

Dr. Gatut menyampaikan bahwa program penelitian Balitbangtan tahun 2016−2017 harus berbasis output (block grant). Secara garis besar terdapat dua pendekatan yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Penelitian tidak lagi menerapkan prinsip money follow function tetapimoney follow priority. Artinya program prioritas menjadi dasar penetapan anggaran, kegiatan harus jelas, berorientasi manfaat untuk rakyat dan prioritas untuk mencapai tujuan pembangunan nasional
  2. Pendekatan holistik-tematik-integratif dan spasial, artinya penelitian harus satu tema, terdapat keterpaduan satu sama lain (kerjasama antar UPT), serta berbasis wilayah. Intinya program penelitian Balitbangtan harus bereformasi dengan merubah mindset ‘riset berbasis proses menjadi riset berbasis output’ agar produktivitas meningkat tinggi.

Pada pemaparan Evaluasi Kinerja 2015−2016 dan Mekanisme Perencanaan Anggaran 2017 Puslitbang TP, Dr. Yusmani menyampaikan Balitkabi pada tahun 2015 telah berhasil melampaui target IKU sebesar 105,56%. Disampaikan pula sistem penganggaran 2016 serta target IKU Balitkabi 2017. Pada tahun 2017, target IKU Balitkabi adalah 4 VUB, 6 teknologi, 62 ton BS, SL di 12 provinsi.

Pada sesi kedua, Ir. Arif Musaddad menyampaikan percepatan diseminasi dan kerjasama yang membahas tiga aspek penting, yaitu:

  1. Diseminasi dengan cara hilirisasi dan massalisasi
  2. Kerjasama penelitian dengan lembaga riset lain (nasional atau internasional)
  3. Publikasi.

Disampaikan pula pemaparan Kabid KSPH Puslitbang TP bahwa dalam proses adopsi inovasi, diseminasi sama pentingnya dengan penelitian. Proses diseminasi seringkali membutuhkan waktu lama, misalnya saja, saat ini Varietas Anjasmoro yang dilepas tahun 2001 baru dapat menggantikan Varietas Wilis.

Oleh karena itu, harmonisasi dalam diseminasi sangat diperlukan karena melibatkan banyak pihak. Hilirisasi inovasi dapat dilakukan melalui denfarm, TSP/TTP, expo dan lain sebagainya.

11-8-16b

Selanjutnya WisnuUnjoyo, S.P. (Kasubbag TU) menyampaikan tentang Ketatausahaan. Beberapa hal yang disampaikan adalah mengenai BMN (Barang Milik Negara) termasuk di dalamnya aset-aset yang dimiliki Balitkabi, rencana pembangunan jalan tol yang melewati sebagian lahan KP Muneng dan KP Ngale, disiplin ASN, regenerasi pegawai di lingkup Balitkabi, SKP dan petugas belajar.