Berita » Penyiapan Masterplan Pusat Riset Akabi

Kelembagaan penelitian harus terus diperkuat untuk meningkatkan produk inovasinya dan lebih terkoordinatifnya kepenelitian komoditas akabi di Indonesia. Balitkabi telah ditetapkan sebagai salah satu nominee Pusat Riset Akabi. Tindaklanjutnya dilakukan Penyusunan Masterplan Pengembangan Pusat Unggulan Iptek untuk Pusat Riset Akabi, dilakukan 1 Oktober 2014 di Gedung BPPT, Kementerian Riset dan Teknologi, bersama dengan UK/UPT lingkup Balitbangtan yang lain yakni Balai Besar Penelitian Veteriner, Balai Besar Penelitian Padi, dan Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian.
Penyusunan masterplan dipimpin oleh Dr. Johan M.Si, Asisten Deputi Kompetensi Kelembagaan dan sebagai narasumber adalah Dr. Masrizal (Batan), Adhi Siswaja Lukman (GAPMMI), Ir. Hari Purwanto M.Sc, DIC (Sekretaris Menristek), Prof. Dr. Benyamin Lakitan (Staf Ahli Menristek bidang pangan), Gusti Nurpansyah S.Sos, M.Si, M.Pd. CSRS (Staf Ahli Menristek Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Media). Dari Balitkabi hadir 9 sembilan peneliti termasuk Kepala Balitkabi. Berbagai masukan dan saran-saran dari narasumber disampaikan pada penyusunan masterplan Pusat Riset Akabi. Pusat Unggulan IPTEK yang diusulkan oleh Balitkabi harus lebih fokus dengan mengedepankan potensi, kelemahan, dan kekuatan yang dimiliki Balitkabi; yang selanjutkan diramu menjadi suatu permasalahan yang menjadi titik tolak penyusunan program. Analisis SWOT disarankan digunakan dan yang telah disusun Balitkabi masih diperlukan perbaikan. Pada akhir penyusunan masterplan, Dr. Johan M.Si menyampaikan bahwa pusat riset saat ini berbasiskan kompetensi lembaga, bukan berbasiskan komoditas. Perbaikan masterplan harus diserahkan kepada Deputi Kelembagaan IPTEK, Kemenristek, 10 Oktober 2014.MMA