Berita » Penyuluhan Kanker, Menandai Kepengurusan Baru Dharma Wanita Balitkabi

Pertemuan Dharma Wanita

Pertemuan Dharma WanitaSeiring pergantian nahkoda Balitkabi, Dharma Wanita (DW) Balitkabi turut mengalami perubahan. Mengawali pertemuan perdananya, pada Kamis, 10 Februari 2011, DW Balitkabi menggelar Penyuluhan Kanker sekaligus memperkenalkan susunan Pengurus Baru dengan Rencana Kegiatan tahun 2011.

Menekan Jumlah Penderita Kanker

Sebagai organisasi istri karyawan, DW Balitkabi berusaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggotanya, agar mampu mendukung suaminya dalam melaksanakan tugas. Salah satu yang perlu diperhatikan oleh para ibu adalah tentang kesehatan. Berdasarkan paparan Konsultan Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI) Cabang Malang, Hetty Novitasari, A.Md. Kep., penderita penyakit kanker di Indonesia terus bertambah jumlahnya. Pengobatan penyakit kanker tergolong mahal biayanya. Dengan mengenali: (1) gejala awal kanker dan (2) penyebab-penyebab kanker maka diharapkan para ibu mampu menerapkan cara sehat dan hemat menghindari kanker, ungkap Hetty. Dengan demikian upaya menuju pribadi dan keluarga yang sehat dapat dicapai. Keluarga yang sehat akan mendukung kinerja suami.

Pertemuan Dharma Wanita

Konsultan YPKI memaparkan panyakit pada pertemuan dharma Wanita Balitkabi


Pengurus Baru dan Kegiatannya

Pertemuan perdana, yang dihadiri oleh Dr. Muchlish Adie (Kepala Balitkabi, sekaligus sebagai Pembina/Penasehat), Kasubag TU Ir Sutrisno, M.S., serta Pengurus dan Anggotanya, Dharma Wanita Balitkabi memilih dan menetapkan Pengurus yang baru. Ketua Pengurus DW Balitkabi mulai tahun 2011 dijabat oleh Ibu Lilik Qomaria Adie, dibantu Ibu Nila Sembodo (Wakil Ketua I), dengan Sekretaris Ibu Suherni Natalis, serta Bendahara I dijabat oleh Ibu Sutrisno. Kepengurusan DW Balitkabi dibantu oleh tiga Seksi, yaitu Pendidikan, Sosial Budaya, dan Ekonomi.

Dharma Wanita Balitkabi, selain mengadakan pertemuan rutin bulanan, juga menyelenggarakan kegiatan sosial kemasyarakatan, antara lain memberikan beasiswa kepada anak yatim. Di samping itu, DW Balitkabi juga mengikuti senam setiap Jumat pagi, serta kerja bakti bersama karyawan di kantor Balitkabi setiap hari Jum’at minggu pertama setiap bulan.

Tentang Kanker

Kanker merupakan penyakit yang mematikan. Kebanyakan penderita kanker tidak menyadari adanya sel kanker dalam tubuhnya, sehingga dia berobat sudah memasuki stadium lanjut. Hal ini terjadi, ”karena masa inkubasi kanker ini relatif lama yaitu antara 15-25 tahun” tutur Hetty Novitasari, yang berlatar pendidikan keperawatan tersebut.

Gejala yang timbul pada penderita kanker antara lain:

  1. Benjolan di kelenjar getah bening. Beberapa tempat pada manusia yang  riskan akan munculnya kelenjar getah bening yaitu: belakang telinga, leher bagian belakang dan ketiak.
  2. Terbentuknya kista. Kista adalah benjolan berisi cairan berbentuk gel, dan biasanya muncul di sekitar payudara dan rahim.
  3. Terbentuknya tumor

Tumor adalah daging yang tumbuh tidak terkendali. Jika tumor sudah berada dalam tubuh dan penderita tetap pasif, biasanya tumor tersebut akan berubah ganas, yang dalam ilmu kedokteran disebut kanker.

Keluhan yang biasa timbul pada penderita kanker, yaitu:

  1. Buang air besar tidak tuntas
  2. Kotoran berwarna hitam kemerah-merahan dan berlendir
  3. Mengalami sesak nafas walaupun tidak sakit asma
  4. Batuk kering tidak kunjung sembuh; keluhan ini berlangsung dalam waktu yang lama yaitu 6 bulan.

Gejala Khusus:

1.   Kanker Payudara:

  1. Kulit payudara mulai bersisik dan mengeras (kadang terasa gatal)
  2. Munculnya benjolan di sekitar payudara
  3. Lambat laun puting susu akan melipat ke dalam
  4. Dari puting susu akan keluar cairan seperti kolostrum tetapi bukan masanya menyusui

Catatan: Untuk mengetahui secara pasti adanya kanker payudara sebaiknya melakukan test mammography setiap 1-2 tahun sekali.

2.   Kanker Rahim:

  1. Mengalami menstruasi tidak teratur dan di sekitar tulang panggul terasa nyeri ketika datang haid
  2. Keluar darah lagi setelah 3 tahun menstruasi
  3. Mengalami keputihan yang tak kunjung sembuh
  4. Saat berhubungan suami istri, terasa perih di sekitar rahim dan setelah itu keluar darah yang warnanya merah pucat

Catatan: Untuk mengetahui secara pasti adanya kanker di dalam rahim, sebaiknya melakukan test pap-smear setiap tahun sekali

3.   Kanker Prostat:

  1. Sering kencing dan sulit kencing
  2. Nyeri saat berkemih
  3. Urine berdarah
  4. Nyeri saat ejakulasi
  5. Cairan ejakulasi berdarah dan gangguan ereksi
  6. Nyeri pinggul atau panggul

Faktor Penyebab Kanker:

  1. Faktor keturunan (genetik)
  2. Faktor lingkungan, misalnya: limbah pabrik, polusi udara, bekas radiasi polutan nuklir, asap rokok
  3. Faktor makanan
    Makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah yang mengandung zat karsinogen antara lain: monosodium glutamat, natrium benzoat, borax/pijar dan zat pewarna makanan kimia.

Tips Mencegah Kanker:

  1. Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung zat karsinogen
  2. Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan, contoh : brokoli, sawi hijau, pare, tomat, wortel, lobak, tempe, ikan laut segar, apel hijau dll.
  3. Olah raga secara teratur
  4. Immunotherapy atau identik dengan imunisasi, yaitu satu cara untuk menangkal sel kanker dan menggempur sel-sel kanker yang mungkin sudah ada dalam tubuh.

Pertemuan Dharma Wanita

Konsultasi Kanker pada Pertemuan Dharma Wanita Balitkabi

Dilaporkan oleh: Kurnia Paramita Sari / A. Winarto.