Berita » Balitbangtan Tingkatkan Kerjasama lewat D-8 Meeting di Turki

d8

Balitbangtan yang diwakili oleh Kapuslitbangtan (Dr. I Made Jana Mejana) dan Ka Balitkabi (Dr. Didik Harnowo) menghadiri D-8 Meeting ke-5 yang diselenggarakan di Turki, 29 November hingga 3 Desember 2014. Pada Senin, 2 Februari 2015 bertempat di aula Balitkabi, Dr. Didik Harnowo menyampaikan hasil pertemuan D-8 dihadapan seluruh peneliti, teknisi, dan staf Balitkabi lainnya.

Dr. Didik Harnowo memaparkan bahwa Meeting D-8 adalah ajang diskusi negara-negara Islam sedang berkembang (Indonesia, Iran, Malaysia, Bangladesh, Turki, Nigeria, Pakistan, Mesir). Meeting dilaksanakan Istambul, Turki. Meeting terbagi menjadi 5 working group (WG): Seed Bank (WGSB), Fertilizer, Standard Trade, Marine & Fisheris, Animal Feed. Dr. Didik Harnowo berkesempatan untuk mengikuti WG Seed Bank (WGSB). WGSB membicarakan Seed Certification System, ISTA Rules for Seed Certification, Seed Import and Export Requirements and Quarantine Measurements, Variety Registration System, Turkish Seed Union Code of Conduct, D-8 Seed Bank Web Page and adopted the Report of the 6th WGSB. Pada akhir acara D-8 meeting, para delegasi bersepakat untuk meningkatkan kinerja WGF (Working Group on Fertilizer), mendorong pertukaran informasi di antara negara-negara D-8, mengubah nama WGSB menjadi WGSST (Working Group on Seed Security and Trade), mengintensifkan fungsi WGAF dalam pencapaian produksi dan pasokan (supplay) pakan ternak berkualitas, memanfaatkan produk-produk perikanan dan perairan sebagai sumber pangan dan nutrisi, mengidentifikasi prioritas produk-produk pangan/pertanian dan perikanan untuk harmonisasi standar regulasi, memformulasikan rencana aksi yang workable, memulai kerjasama antara negara-negara D-8, mengkonfirmasi kembali agenda umum untuk mendukung pengembangan pedesaan, penciptaan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan, meningkatkan jejaring koordinasi yang efektif dan pelibatan stakeholder swasta di dalam masing-masing group, melanjutkan kegiatan menuju finalisasi program-program untuk ketahanan pangan (D-8 PFS) dan networking, melaksanakan pertemuan WG lebih sering dan pertemuan tingkat Menteri (Ministerial Meeting/MM) dua tahun sekali, meningkatkan efektivitas monitoring dan tindak lanjut dari keputusan yang telah diambil, penguatan kolaborasi di antara negara-negara D-8.

RT Hapsari/KN/AW