Berita » Percepatan Transfer Teknologi Produksi Benih Sumber di Sulawesi Selatan

Dalam rangka Ulang Tahun Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) ke-40 yang sekaligus Ulang Tahun Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan (BPTP) yang ke 20, BPTP Sulawesi Selatan mengadakan Pekan Agroinovasi Badan Litbang Pertanian dengan acara Open House yang diisi dengan serangkaian kegiatan acara Temu Teknis, Temu Usaha, Studi Tour ke KP Bajeng dan Pelatihan Penangkar benih. Pekan Agro Inovasi Badan Litbang Pertanian di BPTP Sulawesi Selatan mengambil tema “Peningkatan Kapasitas Komunikasi untuk Mempercepat Transfer Inovasi Teknologi Pertanian di Sulawesi Selatan”. Temu Teknis dan Pelatihan Penangkar Benih diselenggarakan pada 7–8 Agustus 2014 bertempat di lingkup kantor BPTP Sulawesi Selatan, Sodiang, Makasar. Pelatihan Penangkaran benih Sumber komoditas Padi, Kedelai, Agribisnis Bawang Merah serta Agribisnis Ayam KUB yang diselenggarakan secara terpadu di Aula BPTP Sulawesi Selatan pada tanggal 8 Agustus 2014. Pelatihan diikuti oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari petani penangkar, kontak tani, pengusaha agribisnis, penyuluh dari berbagai Kabupaten sentra produksi padi, kedelai dan bawang Merah se Sulawesi Selatan, peneliti dan Widyaswara Balai Besar Pelatihan Pertanian Batang Kaluku, Sulawesi Selatan.Dr Fadjry Djufry Kepala BPTP Sulawesi Selatan dalam pembukaan pelatihan penangkar memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada petani sebagai pelaku produksi tanaman padi dan kedelai yang telah mampu mengadopsi inovasi teknologi dari Balitbangtan, sehingga tingkat produktivitasnya dapat meningkat. Terima kasih juga disampaikan kepada petugas peneliti, penyuluh yang telah bekerja keras mendampingi petani dalam pemasyarakatkan inovasi teknologi dari Balitbangtan. Kepala BPTP Sulawesi Selatan mengharapkan dari hasil pelatihan penangkar ini, akan tumbuh dan berkembang penangkar-penangkar baru yang dapat berperan dalam penyediaan benih sumber di Sulawesi Selatan. Prof. Dr. Marwoto tim pendamping dan monitoring Puslitbangtan juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BPTP Sulawesi Selatan yang telah mampu memproduksi benih FS dari Balitkabi yang bermitra dengan penangkar-penangkar benih kedelai di Sulawesi Selatan. Sehingga target produksi benih kedelai FS dan SS dari Menteri Pertanian dapat dilaksanakan dengan baik. Hingga saat ini target produksi benih kedelai FS telah terpenuhi dan produksi benih sumber SS sudah dan sedang proses produksi yang diperkirakan pada akhir tahun 2014 target dapat dicapai. Sebagai Nara Sumber adalah Dr Sahardi BPTP Sulawesi Selatan (Teknik Produksi Benih Padi), Dr. Titik Sundari dan Prof. Dr. Marwoto Balitkabi (Teknik Produksi Benih Kedelai dan Hama Penyakit Kedelai), Sertifikasi Benih oleh BPSB Sulawesi Selatan dan Pemasaran Benih oleh PT Sang Hyang Sri Sulawesi Selatan. Dr. Titik Sundari membahas dengan tuntas tentang varietas dan produksi benih sumber kedelai. Prof. Dr. Marwoto membahas tentang Identifikasi hama dan penyakit serta cara pengendalian, didasarkan atas prinsip-prinsip pengendalian hama dan penyakit terpadu. Pada kesempatan ini pula telah diserahkan buku Pedum Produksi Benih Sumber, Panduan Roguing, Leaflet Varietas Kedelai, Hama Penyakit dan Kahat Hara Kedelai kepada peserta pelatihan penangkar benih sebagai referensi dalam usahatani perbenihan kedelai.

Kepala BPTP Sulawesi Selatan Membuka secara resmi pelatihan produksi benih, dan nara sumber Prof. Dr. Marwoto dan Dr Titik Sundari menyampaikan materi pelatihan

Para peserta pelatihan penangkar benih dan diskusi interaktif proses produksi benih sumber.

Prof Marwoto/AW