Berita » Petani Ambil Manfaat Ganda Tanaman Ubikayu

a_fungsi_ubikayu

Ada gula, ada semut. Pepatah lama yang memang tetap menghiasi berbagai aspek kehidupan manusia saat ini. Buktinya, merebaknya industri pembuatan tepung ubikayu mendorong minat petani menanam ubikayu semakin meningkat, apalagi diikuti oleh jaminan harga jual ubikayu yang juga cukup menjanjikan.

Tidak hanya di sentra ubikayu seperti di Lampung dan beberapa lokasi lainnya, industri tepung ubikayu dibangun. Di Kabupaten Pati pun juga dibangun industri tepung ubikayu. Dan ini mendorong petani di Kabupaten Blora (Jawa Tengah) ikut serta beramai-ramai menanam ubikayu. Di lahan Perhutani, khususnya di KPH Blora penanaman ubikayu oleh petani baru dimulai 3 tahun yang lalu, dengan menggunakan ubikayu yang oleh petani dinamakan varietas Daplang. Menurut Prof. Nasir Saleh, Daplang mirip dengan varietas UJ 5.

Pengembangan ubikayu yang dilakukan bersama oleh Balitkabi dan KPH Blora, menjadi media percontohan petani sekitar KPH, tidak hanya dari sisi budidayanya tetapi yang lebih penting adalah pengaruh terhadap tanaman jati. Pada pengembangan tersebut ditetapkan penanaman ubikayu minimum berjarak 1 m dari tanaman utama. Kendala lain penanaman ubikayu d tingkat petani, selain jarak ubikayu dengan tanaman utama yang terlalu dekat, umumnya petani menjual ubikayu dengan sistem tebas pada umur 5–6 bulan, pada saat kadar pati belum maksimal.

Pak Kastubi, petani dari Tlogowungu Blora, menuturkan bahwaharga tebasan ubikayu seluas 0,25 ha mencapai Rp 2 juta. Alasan dipanen muda, agar bisa segera menanam ubikayu lagi. Kenyataan di lapang menunjukkan demikian, ubikayu selesai dipanen, tanpa olah tanam, langsung ditanam ubikayu lagi.

Yang menarik, ubikayu tidak hanya menghasilkan ubi yang bernilai menguntungkan tetapi daunnya juga digunakan sebagai pakan ternak. Ketika ditanya apa sapi mau diberi pakan daun ubikayu, karena sudah biasa mendapatkan pakan daun ubikayu, sapinya tidak apa-apa, kalau tidak biasa, mungkin sapinya keracunan. Ubikayu memang dapat berfungsi ganda bagi petani.

MMA/AW