Berita » Petani Tetap Antusias Menanam Kedelai di Aceh Timur

aceh-timur_1

GTKN (Gerakan tanam kedelai nasional) dilaunching Menteri Pertanian pada Desember 2012 di Peunarun Baru Aceh Timur. Sejarah panjang menunjukkan Aceh Timur pernah memposisikan kedelai sebagai komoditas andalan. Namun sejak 15 tahun terakhir petani meninggalkan kedelai karena harga jualnya rendah dan jaminan keuntungan tidak menjanjikan. GTKN diharapkan menjadi pengungkit bangkitnya kedelai di Aceh Timur. Badan Litbang Pertanian melakukan Gelar Teknologi Budidaya Kedelai dan diikuti berbagai pembekalan kepada petani.

Badan Litbang Pertanian juga memposisikan Kabupaten Aceh Timur menjadi salah satu lokasi Laboratorium Lapang Inovasi, yang tidak hanya komoditas kedelai tapi segala potensi yang terkait dengan pengembangan Aceh Timur. Pada 15-17 Mei 2013, rombongan Badan Litbang Pertanian (Eselon 2, peneliti termasuk Kepala Balitkabi) berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan dirangkai dengan konstruksi kegiatan di lapang.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Aceh Timur, dampak GTKN, program areal tanam kedelai Mei/Juni ditargetkan 5.000 ha dan pada November/Desember menjadi 18.000 ha. Benih kedelai menjadi kendala. Harapan awal hasil benih bantuan dari Badan Litbang akan digunakan sebagai sumber benih, namun pada saat panen raya belum ada operator yang mampu membeli benih tersebut, hanya sekitar 60.000 ton yang mampu diselamatkan dengan harga jual Rp 6.500/kg.

Diskusi dengan petani dan penyuluh di Peunarun Baru

Pak Jumali, penyuluh dan papan varietas masih berada di lapang

Pak Jumali menyampaikan petani masih antusias menanam kedelai. Mengatasi benih nanti, saat ini telah ditanam seluas 5 ha varietas Anjasmoro di Peunarun Baru, sehingga cukup untuk pengembangan kedelai pada bulan November/Desember, tetapi di tempat lain juga sudah ditanam seluas 45 ha, yang semuanya aka digunakan sebagai penyangga kebutuhan benih.

Badan Litbang Pertanian juga akan melakukan pendampingan untuk olahan kedelai yang akan dilakukan oleh BB Pasca Panen di Bogor. Komitmen Badan Litbang Pertanian untuk LL di Aceh Timur akan dilakukan hingga 2014.

MMA/AW