Berita » PHT dan Penggunaan Pestisida Menuju Jaminan Keamanan Pangan

Meningkatnya kesadaran akan efek negatif pestisida terhadap lingkungan dan keamanan pangan mendorong semakin berkembangnya sistem produksi pertanian yang aman dan berkelanjutan. Pengeloaan hama terpadu (Integrated Pest Management = IPM) dan praktik budidaya tanaman yang baik (Good Agricultural Production = GAP) menjadi semakin penting untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan. Untuk itulah Centre Development of Innovation (CDI) dari universitas Wageningen, Netherland setiap tahun melaksanakan kursus singkat (short course) Integrated Pest Management (IPM) and Food Safety.

Pada bulan Mei‒Juni 2016, kursus singkat IPM and Food Safety diikuti oleh 51 peserta dari 21 negara termasuk diantaranya peneliti dari Balitkabi, Alfi Inayati, M.P. Kursus yang dilaksanakan selama 3 minggu ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan pemahaman tentang peran staheholder sebagai sumber primer produksi pertanian dalam rantai pangan dalam pencapaian keamanan pangan,
  2. Memahami keterkaitan antara IPM dan keamanan pangan dengan perlindungan terhadap lingkungan,
  3. Memahami standar keamanan pangan dan sertifikasinya,
  4. Memahami peran masing-masing stakeholder dalam mendukung GAP dan IPM serta mampu membentuk strategi IPM sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, dan
  5. Memahami bagaimana meningkatkan partisipasi multi stakeholder dalam menetapkan kebijakan dan implementasi IPM.

Materi dan pelaksanaan kursus sangat padat namun dilaksanakan dengan sangat interkatif dan menarik sehingga mendorong setiap partisipan untuk aktif dan kreatif. Materi tidak hanya disampaikan di kelas oleh narasumber namun para peserta juga aktif melakukan diskusi, kerja kelompok, dan kunjungan lapang ke berbagai stakeholder.

Kunjungan ke lapang merupakan bagian yang sangat penting untuk mengetahui secara langsung penerapan IPM di lapang, kendala dan permasalahannya serta bagaimana mengatasinya. Kunjungan lapang dilakukan ke petani organik baik yang di lapang maupun green house, petani biodynamic, petani konvensional, bank pendukung pertanian, lembaga pemerintah (water board, sekolah pertanian, universitas Wageningen), supermarket, cooling and storage, supplier bahan-bahan pendukung pertanian (pestisida, pupuk, alat pertanian), dan kebun percobaan.

Banyak pelajaran dan pengalaman yang berharga yang diperoleh dengan mengikuti kegiatan ini diantaranya keberhasilan pelaksanaan IPM untuk keamanan pangan sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah, terutama dalam hal kebijakan dan dukungan yang nyata bagi petani dan stakeholder lainnya.

28-6-16c

Kegiatan kursus singkat Integrated Pest Manajemen (IPM) and Food safety, di Wageningen, Netherland, 30 Mei‒17 Juni 2016.

28-6-16
28-6-16b

AI/AW