Berita ยป Kader Pembangunan Rampal Celaket Berlatih Pangan Olahan Umbi-umbian

Sebanyak 41 ibu-ibu kader pembangunan Kelurahan Rampal Celaket Kecamatan Klojen Kota Malang bersama Pak Lurah, Pengurus LPMK, dan Penyuluh Pertanian Lapang, berlatih mengolah telo menjadi produk pangan fungsional, gizi tinggi,dan bernilai ekonomi di Balitkabi pada Selasa (21/1). Pasca penjelasan tentang mandat dan kinerja Balitkabi oleh Wisnu Unjoyo, SP serta potensi umbi-umbian untuk produk pangan bergizi dan bernilai ekonomi oleh Ir Erliana Ginting, M.Sc., para kader praktik langsung produk pangan kreasi lab pangan Balitkabi dengan bimbingan langsung oleh Suprapto, SP; Rahmi Yulifianti, STP; dan Lina Kusumawati, S.Si. Para kader yang terdiri dari para Ketua PKK, pengabdi di Posyandu, Bunda PAUD, Para Jumantik, dan sebagian besar pengrajin makanan dilatih oleh peneliti dan teknisi pangan dari Laboratorium Pangan Balitkabi.
Para kader pembangunan Kel Rampal Celaket yang terdiri dari Pengurus PKK, Pos PAUD, LPMK, berfoto bersama peneliti dan praktisi
Lab Pangan Balitkabi yang membimbing pelatihan.
Wisnu Unjoyo, SP mewakili Kepala Balitkabi, yang memberi penjelasan tentang kinerja Balitkabi, menyampaikan terima kasih, karena dengan pelatihan ini para ibu membantu penyebarluasan inovasi dari Balitkabi. “Kami sangat berterimakasih kepada ibu-ibu atas kunjungan ini”, tutur Pak Wisnu. Sementara itu Bu Erliana Ginting menjelaskan bahwa dengan peralatan yang sudah ada di masing-masing rumah tangga, para ibu bisa langsung mengolah umbi-umbian yang melimpah di pasar dan harganya murah menjadi produk olahan yang kaya gizi sekaligus menambah keuntungan ekonomis. Hal ini karena “Dengan menyulih sebagian terigu dengan ubikayu atau ubijalar biaya produksi menjadi berkurang”, tutur Bu Erli. Beraneka produk olahan bergizi dan bernilai ekonomis dapat dibuat dari umbi-umbian. Bahkan dengan hadirnya tepung ubikayu yang dimodifikasi (mocaf) kualitas produk asal ubikayu dapat ditingkatkan.
Pada saat sesi praktik pembuatan produk yang digelar depan Aula Balitkabi, para ibu langsung berbaur dengan Pak Prapto, Bu Lina, dan Bu Rahmi, ikut nguleni, membumbui, mengukus, menggiling. Bahkan penyiapan produk olahannya sehingga siap disantap pun mereka ikut siapkan. Dengan praktik langsung ini mereka memperoleh pengalamanlangsung yang berharga. Produk yang dipraktikkan secara langsung adalah cassava blanca, martabak manis ubijalar, mi mbote, brownies, dan susu kedelai. Setelah praktik para kader tersebut secara bersama-sama mencicipi produk yang mereka olah bersama.


Para kader pembangunan Kel Rampal Celaket sedang praktik produk olahan dibimbing peneliti dan praktisi Lab Pangan Balitkabi.Sebelum penutupan, Bu Erli memotivasi para tamunya, bahwa dengan teknologi sederhana dan peralatan yang ada di masing-masing rumah tangga, ubijalar dan ubikayu yang tersedia melimpah di pasar dapat diolah untuk meningkatkan gizi, penampilan, dan ekonomi keluarga.

Sedang mengisi umpan balik untuk perbaikan penelitian dan pelayanan masyarakat yang diselenggarakan oleh Balitkabi (kiri). Lurah Rampal
Celaket saat memberikan motivasi kepada warganya.
Sementera itu, Donny Sandito, STP., Lurah Rampal Celaket menyampaikan bahwa Pemerintah Kel Rampal Celaket bersama LPMK dan PKK selalu berupaya agar keterampilan para kader se-kel Rampal Celaket terus ditingkatkan agar selain mengabdi kepada warganya lewat PKK atau Pos PAUD, para kader memiliki keterampilan tambahan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. “Kita layak berterima kasih pada Pak Achmad Winarto, Sekretaris LPMK, yang mengusung ibu-ibu ke Ruangan ber-AC ini. Mudah-mudahan manfaat pelatihan ini segera dapat dipetik”, kata Pak Donny.
AW