Berita ยป Trichol-8 Unggul untuk Kedelai di Grobogan

Trichol-8 menunjukkan keunggulan pada uji coba pada pertanaman kedelai di Kabupaten Grobogan oleh Gapoktan Sukokaryo, Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan. Trichol-8, Bio-Lec dan Virgra lebih unggul dibanding cara petani, cara introduksi (pengendalian gulma menggunakan herbisida sebelum tanam, pupuk kandang dan Phonska sesuai anjuran, kalium). Populasi tanaman yang diperlakukan dengan Trichol-8 menunjukkan hasil paling bagus, sempurna tidak ada yang terinfeksi patogen tular tanah, pertumbuhan tanaman tampak lebih subur dan kokoh. Trichol-8 selain sebagai agens hayati terhadap patogen tular tanah, juga mengandung mikroba yang berfungsi sebagai dekomposer. Hal ini didukung oleh cendawan antagonis pada produk Trichol-8 mampu menginduksi tanaman sehingga pertumbuhan tampak lebih prima dibandingkan dengan tanaman tanpa produk ini. Jika keragaan tanaman sperti ini dapat dipertahankan hingga panen maka, potensi hasil varietas Grobogan yang mencapai 3,5 ton bisa tercapai dengan mudah.Biopestisida Trichol-8 mengandung cendawan antagonis Trichoderma harzianum, yang berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan patogen tular tanah seperti; Rhizoctonia solani, Sclerotium rolfsii, Fusarium sp., Pythopthora sp. dan Aspergillus sp.

Kedelai varietas Grobogan menggunakan teknologi introduksi (kiri) dan aplikasi produk biopestisida Balitkabi (Trichol-8) (kanan)

Kedelai varietas Grobogan menggunakan teknologi petani (kiri) dan teknologi penambahan pupuk kandang, Phonska dan kalium (kanan)

Yusmani P/AW