Berita ยป Produk Olahan Kabi Dukung KRPL Kalimantan Selatan

Balitkabi mendukung program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) BPTP Kalimantan Selatan melalui sosialisasi pengolahan beragam produk pangan berbahan baku umbi-umbian. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 September 2013 di lokasi kebun bibit desa (KBD) KRPL Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru dan dihadiri oleh 35 orang anggota kelompok wanita tani (KWT) yang terlibat dalam kegiatan KRPL dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, dan Barito Kuala, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Kantor Ketahanan Pangan Kota Banjarbaru serta staf Peneliti dan Koordinator KRPL BPTP Kalsel (Retna Komariyah). Dalam sambutannya, Ir. Yanwar, MSi mewakili Kepala BPTP Kalsel menyatakan bahwa pelatihan pengolahan umbi-umbian sangat diharapkan karena selama 3 tahun kegiatan KRPL di Kalsel yang saat ini telah mencapai 37 lokasi, belum ada kegiatan pasca panen dan pengolahan. Umbi-umbian, seperti ubikayu, ubijalar, talas, kimpul, ganyong, dan garut tersedia, namun pemanfaatannya masih sangat minim (digoreng/dikukus), karenanya diharapkan pelatihan ini dapat membuka wawasan dan pengetahuan peserta yang nantinya dapat disebarluaskan di KWT-nya masing-masing untuk dipraktekkan. Dr. A.A. Rahmianna mewakili Kepala Balitkabi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari diseminasi hasil-hasil penelitian di Balitkabi untuk dapat diadopsi oleh pengguna. Selain mendukung program KRPL yang selama ini masih terkonsentrasi pada aspek budidaya, pengolahan umbi-umbian juga dapat dijadikan usaha untuk menambah pendapatan keluarga dan sekaligus meningkatkan citra produknya. Ir. Erliana Ginting MSc sebagai narasumber dari Balitkabi menjelaskan beragam jenis umbi-umbian, nilai gizi dan manfaatnya bagi kesehatan, varietas unggul yang telah dilepas serta pemanfaatannya menjadi beragam produk pangan. Display dari beberapa produk tersebut, di antaranya kue kering dari tepung ubijalar, pati ganyong, dan pati garut, brownies kukus dari tepung ubijalar ungu, stik mocaf, sweetpotato stick, selai ubijalar rasa anggur dan nanas, onde-onde dan mie dari ubijalar ungu, kue mangkok dari ubijalar orange, pukis dari ubijalar kuning, tiwul instan, wingko ubikayu, dan bitterbalen dari mbote/kimpul dengan antusias diserbu oleh peserta karena penampilannya yang menarik. Rahmi Yulifianti, STP, Lina Kusumawati, SSi, Ismiyati, SP dan Purwanindyah tampak semangat memberikan materi praktek pengolahan kue mangkok, onde-onde, martabak manis, dan es krim dari ubijalar, cassava blanca dari ubikayu, mie dari kimpul dan dawet dari pati ganyong yang diikuti oleh seluruh peserta dalam suasana akrab dan kocak. Di akhir acara, peserta menyatakan bahwa pengolahan umbi-umbian ternyata tidak sulit dan dapat dipraktekkan di rumah karena cara dan peralatannya sederhana. Kepala BPTP Kalsel, Ir. M. Yasin, MS yang menutup kegiatan ini menyampaikan terima kasih atas kolaborasi Balitkabi dan BPTP dalam mendukung kegiatan KRPL dan mengharapkan peserta dapat mempraktekkan di tempatnya masing-masing. Selain jenis umbi-umbian yang telah dipraktekkan, teknologi sederhana pemanfaatan ubi negara dan ubi alabio (uwi) yang merupakan umbi-umbian lokal Kalsel juga diharapkan sosialisasinya pada kesempatan mendatang.
Ir. Erliana Ginting, MSc, saat presentasi varietas unggul aneka umbi dan saat memberikan penjelasan display produk aneka umbi Ibu-ibu KWT dan staf penyuluh dari Diperta Kab. Banjarbaru saat mengikuti praktek pengolahan Ir. M. Yasin, MS, Kepala BPTP Kalsel saat menutup acara sosialisasi dan memberikan sertifikat secara simbolisEG