Berita » Profesor Riset Balitkabi ikuti Workshop Forum Komunikasi Profesor Riset

prof_0

Workshop bertema “Pemantapan program Forum Komunikasi Profesor Riset (FKPR) Tahun 2012 mendukung penerapan pencapaian empat sukses pembangunan pertanian” berlangsung selama lima hari (20-24 Februari 2012). Kegiatan dilaksanakan di Hotel Haris, Sentul, Bogor dan diikuti oleh 60 orang, lima di antaranya adalah profesor riset Balitkabi, yaitu Prof. Dr. Marwoto, Prof. Dr. Subandi, Prof. Dr. Nasir Saleh, Prof. Dr. Astanto Kasno, dan Prof. Dr. Sudaryono.

Dinamika pembangunan pertanian secara tidak langsung juga menuntut peran FKPR yang semakin besar, mulai dari pengembangan dan perencanaan kegiatan. FKPR telah menyusun rencana kegiatan tahun 2012, sejalan dengan misi Badan Litbang Pertanian.  Program tersebut antara lain: (1) optimalisasi peran profesor riset dalam mendukung kebijakan pembangunan pertanian, (2) kunjungan tematik dalam penyusunan model dalam rangka percepatan pembangunan wilayah perbatasan dan wilayah khusus/sub optimal, serta (3) melanjutkan keikutsertaan profesor riset dalam pembinaan dan pengembangan BPTP serta dalam pembinaan peneliti yunior.

Gambar presentasi Program FKPR oleh Pengurus Harian FKPR (atas), Pengarahan Dr. Haryono, Kepala Badan Litbang Pertanian (bawah).

Ketua FKPR Prof.Dr. Husein sawit melaporkan bahwa tujuan workshop profesor riset adalah: (1) membahas dan mengomunikasikan program FKPR tahun 2012 kepada seluruh profesor riset lingkup Badan Litbang Pertanian, (2) memantapkan rencana pelaksanaan kegiatan utama FKPR yaitu (a) kunjungan kerja tematik, serta (b) penyusunan model percepatan pembangunan wilayah perbatasan dan wilayah pengembangan khusus/suboptimal, (3) mendiskusikan mekanisme dan rencana kerja pelaksanaan pembinaan peneliti muda melalui pendampingan penyusunan karya tulis ilmiah (KTI) di Balit dan BPTP, dan (4) memantapkan mekanisme pelaksanaan program FKPR dalam penyusunan policy brief dan buku, serta rencana stadium generale yang dilaksanakan secara selektif. Kepala Badan Litbang Pertanian yang didampingi pejabat eselon II lingkup Badan Litbang Pertanian mengharapkan agar para profesor riset berperan dalam (a) perbaikkan rencana pertanian (quality control), (b) pembinaan peneliti muda, dan (c) FKPR sebagai leader dalam publikasi ilmiah.

Nara sumber yang berkaitan dengan program FKPR adalah dari Kementerian Koordinator Perekonomian tentang MP3EI, Kementerian Polhukam tentang aspek politik dan keamanan wilayah perbatasan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pembangunan pertanian, Universitas Gajah Mada tentang potensi, kendala, dan arah pengembangan lahan suboptimal untuk mendukung ketahanan pangan dan MP3EI.

Foto bersama Kepala Badan Litbang Pertanian, para pejabat eselon II dan para peserta workshop FKPR

Marwoto/Ery/Win