Berita » Puslitbang Tanaman Pangan Evaluasi Matrik Penelitian Balitkabi 2016

Program penelitian Balitbangtan pada tahun 2015-2019 ditujukan untuk menciptakan inovasi teknologi budidaya tanaman Akabi berorientasi pada pertanian bioindustri berkelanjutan. Guna mencapai tujuan program penelitian Balitbangtan yang selaras dengan Renstra Kementan, Tim Evaluator Puslitbang TP yang diwakili oleh Dr. Nyoman Widiarta, MS dan Asrul Koes, SP, MSi mengevaluasi matriks dan proposal RPTP/RDHP, Kamis, 12/2 Februari 2015. Tim Evaluator juga menetapkan target IKU yang harus dicapai Balitkabi pada tahun 2016. Pembahasan matriks ini dihadiri oleh seluruh penanggung jawab RPTP/RDHP/ROPP, serta pejabat terkait di Balitkabi. Pembahasan oleh evaluator Puslitbang TP merupakan kelanjutan dari pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya di tingkat internal Balitkabi. Hal ini sesuai dengan aturan Permentan No. 44/permentan/OT.140/8/2011 tentang mekanisme perencanaan program dan anggaran penelitian pertanian. Pembahasan dibuka oleh Dr. Muchlish Adie selaku Plh. Kepala Balitkabi, yang memberikan pengantar mengenai Program Penelitian Balitkabi 2015–2019. Pada tahun 2016, Balitkabi mengajukan 15 RPTP. Dr. Muchlish Adie menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan Balitbangtan, idealnya setiap Balai memiliki RPTP tidak lebih dari sepuluh. Ada tujuh indikator kinerja kegiatan yang dijadikan tolok ukur keberhasilan kegiatan penelitian, antara lain: (1) Jumlah varietas unggul baru, (2) Jumlah galur, (3) Jumlah teknologi budidaya, panen dan pascapanen primer tanaman pangan, (4) Jumlah produksi benih sumber varietas kedelai, aneka kacang dan umbi, (5) Jumlah koleksi sumber daya genetik (aksesi), (6) Jumlah informasi komponen teknologi, (7) Jumlah KTI (karya tulis ilmiah).

Dr. Nyoman Widiartaselaku Kabid PE Puslitbang Tanaman Pangan, menyampaikan tentang kegiatan-kegiatan yang ada di lingkup Balitbangtan dan tiga hal yang rutin dikerjakan setiap awal tahun, yaitu menyelesaikan laporan kegiatan tahun 2014, melaksanakan kegiatan tahun 2015, dan merencanakan kegiatan 2016. Menurut Dr. Nyoman, ke depan selain scientific recognition (KTI), Balitbangtan juga dituntut untuk memiliki indikator kinerja outcome kegiatan (misalnya: jumlah varietas yang diadopsi oleh petani) dan impact recognition. Pada kegiatan ini dipresentasikan 13 matrikS RPTP/RDHP oleh setiap penanggung jawab kegiatan. Setiap matriks kemudian dibahas secara ringkas oleh Dr. Nyoman Widiarta untuk menentukan target IKU setiap kegiatan. Pada akhir pembahasan disampaikan kesimpulan mengenai Kinerja Balitkabi tahun 2014 (RKA-K/L), target tahun 2015 dan rencana kegiatan tahun 2016. Sebagai penutup kegiatan pembahasan matriks penelitian tahun 2016, Dr. M. Muchlish Adie menyampaikan laporan penelitian tahun 2014 secara subtansi sudah baik dan siap cetak, RPTP 2016 akan dibahas lebih lanjut pada Raker Puslitbang Tanaman Pangan yang akan diselenggarakan di BB Padi pada bulan Maret 2015, dan yang terakhir disampaikan akan ada kontrak kerja antara Kepala Balai dengan Kepala Puslitbang Tanaman Pangan mengenai target IKU.

Ratri/Wiwit