Berita » Raker PUI 2017

Rancangan kinerja Pusat Unggulan Iptek tahun 2017 diperkuat melalui Rapat Kerja PUI 8–9 Februari 2017 di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti Jakarta, diikuti oleh 68 PUI baik dari PUI Litbang maupun PUI Perguruan Tinggi. Materi utama raker adalah pembahasan dan pematangan Rencana Kerja Kelembagaan PUI tahun 2017.

Raker dibuka secara resmi oleh Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti (Dr. Patdono Suwignyo). Diberikan apresiasi terhadap kinerja PUI 2016, karena melampaui target yang telah ditetapkan, bahkan PUI menjadi penyumbang pencapaian indeks kinerja utama Kemenristekdikti. Digabungkannya dikti ke Kemenristek bertujuan untuk memperkuat sinergi penelitian dalam menghasilkan output yang bisa dihilirkan. Digambarkan bahwa pada tahun 2014 terdapat 19.000 judul penelitian, tetapi tidak satupun hasil penelitian tersebut yang mampu diproduksi secara massal, karena riset tidak didesign menghasilkan produk. Itulah contoh tantangan kepada pelaku riset dan PUI di Indonesia. Beliau juga menyampaikan petani singkong tidak butuh publikasi yang diindeks scopus. Penelitian harus dirancang untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Ke depan pengembangan PUI diharapkan mampu menjadi penyumbang terhadap STP (Science Techno Park) dan melibatkan resources yang ada di Indonesia.

Raker PUI 2017 dan sidang kelompok pembahasan rencana kerja PUI Akabi

Raker PUI 2017 dan sidang kelompok pembahasan rencana kerja PUI Akabi

Arah pembinaan dan pendampingan tetap mempertahankan kapasitas, kapabilitas dan kontinyuitas dari suatu lembaga. Pada raker tersebut, dibahas proposal rencana kerja PUI Akabi 2017, untuk selanjutnya akan dilakukan pembahasan dengan tim ahli pada Maret 2017.

 

 

MMA