Berita » Rapat Kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2012

raker_litbang_mei_2012_0

Kementerian Pertanian telah menetapkan sistem pertanian industrial unggul berkelanjutan berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, ekspor, dan kesejahteraan petani sebagai visi pembangunan pertanian. Penjabaran sasaran operasional di lapangan diwujudkan dalam target pencapaian empat sukses yang salah satu butirnya adalah untuk pencapaian swasembada beras berkelanjutan, swasembada daging, swasembada gula, pengembangan diversifikasi pangan dan nilai tambah serta pengembangan hortikultura nasional. Penelitian dan pengembangan pertanian mempunyai peran strategis dalam menghasilkan dan mendistribusikan inovasi teknologi kepada para penggunanya untuk mendukung pencapaian target pembangunan pertanian nasional di atas. Bentuk konkrit dukungan Badan Litbang Pertanian pada pencapaian target pembangunan pertanian nasional dapat direalisasikan melalui penyediaan inovasi teknologi benih/bibit unggul, pupuk, alsintan untuk mendukung pemantapan swasembada beras, jagung, dan daging ayam, serta untuk pencapaian swasembada kedelai, daging sapi, dan gula.

Mengingat peran Badan Litbang Pertanian pada konstelasi pembangunan pertanian nasional dalam posisi yang begitu strategis, maka senantiasa perlu dijaga spirit memberikan karya terbaik di setiap insan Badan Litbang Pertanian. Rapat Kerja (Raker) Badan Litbang Pertanian kali ini merupakan salah satu media untuk mereview pencapaian penting litbang apa yang sudah dilakukan selama ini, sekaligus untuk pemantapan perencanaan program litbang ke depan hingga 2014. Sinkronisasi kegiatan litkajibang antar UK dan UPT Badan Litbang Pertanian diperlukan agar lebih sinergis dan fokus dalam menghasilkan produk dan rekomendasi teknologi yang lebih berkualitas untuk menjawab tantangan dan permasalahan di lapangan yang semakin kompleks.

Rapat Kerja I, Badan Litbang Pertanian Tahun 2012 dilaksanakan di Auditorium Ir Sadikin Sumintawikarta Bogor pada tanggal 25–27 Mei 2012 dengan tema: Peningkatan Peran Inovasi Teknologi dalam Akselerasi Pencapaian Target Sukses Pembangunan Pertanian Nasional.

Peserta Rapat Kerja terdiri dari Menteri Pertanian, Wakil Menteri Pertanian, Kepala Badan Litbang, Inspektorat Jenderal (Itjen), Staf Ahli Menteri, Tenaga Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri, Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen PSP, Dirjen Hortikultura, Dirjen Perkebunan, Dirjen Peternakan, Dirjen P2HP, Kepala BPPSDMP, Perwakilan FKPR, Sekretaris Badan, Kepala Puslitbang/Pusat/BB serta Kepala Balit/Lolit dan BPTP, Kepala Bidang dan Bagian UK/UPT Badan Litbang Pertanian, Kasie Yantek/Jaslit/KSPP, Koordinator Program UPT, dan para Peneliti/Penyuluh/Perekayasa Senior. Jumlah  peserta secara keseluruhan sekitar 358 orang.

Secara umum keluaran yang diharapkan dari penyelenggaraan Rapat Kerja I Badan Litbang Pertanian 2012 adalah teridentifikasinya profil capaian target litkajibang 2010- 2011 dan pemantapan rencana kerja litkajibang pada sisa waktu hingga 2014 untuk mendukung pencapaian target sukses pembangunan pertanian nasional. Secara spesifik keluaran yang diharapkan adalah sebagai berikut:

a) Review operasionalisasi Renstra Badan Litbang Pertanian, b) Hasil unggulan dan kinerja litkajibang 2010–2011 dan penajaman rencana kegiatan litkajibang hingga 2014, c) Mapping kegiatan litkajibang strategis lintas UK/UPT, d) Mapping potensi keterkaitan pihak di luar Badan Litbang Pertanian dalam pengembangan hasil litbang pertanian mendukung akselerasi pencapaian target sukses pembangunan pertanian nasional.

Delegasi Balitkabi dalam Rapat Kerja Badan Litbang Pertanian adalah Kepala Balai Dr. M. Muchlish Adie, Ketua Program Prof. Dr. Marwoto, Ketua Kelti Pemuliaan Dr. Sholihin, dan Kasi Yantek Dr. Yusmani. Materi yang dibahas yang berkaitan dengan tupoksi Balitkabi adalah swasembada kedelai tahun 2014, diversifikasi pangan, nilai tambah produk kabi dan peningkatan kesejahteraan petani. Kesiapan teknologi budidaya kedelai harus didukung kebijakan berbagi pihak yang berkaitan dengan operasional lapang untuk pengembangan kedelai dalam rangka mewujudkan swasembada. Pihak atau institusi yang terkait adalah kelembagaan intern Badan Litbang dan luar badan litbang dalam Kementerian Pertanian serta Kementerian Kehutanan, BUMN, Perdagangan, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Pembingkaian Raker Oleh Ka Badan Litbang Dr Haryono didampingi Bapak Sesba Badan Litbang Pertanian dan 
penandatanganan Nota Kesepakatan pengembangan produk hasil penelitian oleh Pengusaha.

Kepala Badan Litbang Pertanian membuka Rapat Kerja Badan Litbang Pertanian dan Kapuslitbangtan
mempresentasikan Refocussing Program Swasembada Jagung dan Kedelai.