Berita » Rapat Koordinasi Internal Balitkabi

uk_upt2-jan-2012

Guna memantapkan kinerja dan sebagai wahana evaluasi, Balitkabi menyelenggarakan rapat koordinasi triwulan pertama pada tanggal 9 April 2012 di ruang sidang utama. Rapat ini dihadiri oleh kepala balai, kepala program, kepala tata usaha, kepala jaslit, tim yantek, bagian pengadaan, tim pengawas pengadaan, kepala dan koordinator teknis kebun percobaan, bagian kepegawaian, tim SDM, PUMK, staf kerumahtanggaan, satpam, dan beberapa peneliti yang diundang. Rapat dibuka langsung oleh kepala program Balitkabi. Pada kesempatan ini, kepala program menyampaikan capaian tahun 2011 yang berupa telah terselesaikannya laporan tahunan 2011 pada bulan Februari 2012.

 

Agenda rapat ini adalah membahas kemajuan, permasalahan, solusi dan upaya peningkatan kinerja bagian: (a) pengadaan, (b) proses pengawasan, (c) sarana pengelolaan penelitian dan produksi benih yang dipresentasikan oleh koordinator teknis kelima kebun percobaan, (d) percepatan penyediaan dan penyelesaian keuangan yang disampaikan oleh para PUMK, (e) penggunaan dan penataan rumah kaca dan rumah kasa, (f) pengamanan lingkungan kantor, (g) penanganan kerumahtanggaan, (h) penanganan eksploitasi kendaraan dinas, (i) kemajuan urusan kepegawaian dan daftar kehadiran pegawai, (j) kemajuan dan optimalisasi tugas SDM dan sarana serta prasarana penelitian yang disampaikan oleh ketua kelti ekofisiologi, kelti pemuliaan dan plasma nutfah dan kelti proteksi, dan (k) kemajuan program penelitian dan persiapan raker Puslitbangtan yang dipaparkan langsung oleh ketua program.

Kendala yang dihadapi oleh tim pengadaan terutama berkaitan dengan waktu pelaksanaan pengadaan yang relatif singkat. Ini dapat diantisipasi dengan perencanaan yang baik. Spesifikasi yang kurang jelas dan komunikasi yang kurang lancar yang dihadapi oleh pemeriksa pengadaan dapat diatasi dengan permintaan barang dilengkapi dengan spesifikasi yang jelas dan koordinasi antar pihak yang terkait. Secara umum, kebun percobaan mengalami kendala minimnya alat pengolahan tanah, sarana dan prasarana pengairan dan gulma. Pengadaan mini traktor, perbaikan sistem pengairan dan pengelolaan tanaman yang baik dikemukakan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kerjasama yang kurang antara pengguna anggaran dalam pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang dihadapi oleh PUMK dapat diatasi dengan perencanaan yang tepat sebelum persekot diajukan, sehingga SPJ dapat diselesaikan dalam kurun waktu maksimal 1 minggu. Secara umum, realisasi serapan anggaran masih dibawah target yang ditetapkan oleh Puslitbangtan. Sarana yang memadai bagi satuan petugas keamanan seperti alat komunikasi, CCTV dan pendukungnya merupakan modal yang diperlukan untuk menjaga keamanan balai yang perlu direalisasikan pada tahun ini. Paparan dari masing-masing ketua kelompok peneliti dijelaskan perlunya kesinambungan yang harmonis antara peneliti senior ke yunior dalam rangka pembinaan karir. Rapat yang dilangsungkan hingga pukul 17.45 WIB ini diakhiri dengan pengarahan oleh kepala Balitkabi.