Berita » Sampaikan Hasil Penelitian, Peneliti Balitkabi mengikuti Semnas UMP 2016

Dengan tujuan untuk menyampaikan informasi mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan, maka tanggal 6 Agustus 2016 sebanyak tujuh peneliti Balitkabi mengikuti Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Seminar ini bertemakan “Pengembangan Potensi Sumberdaya Lokal Berwawasan Lingkungan untuk Penguatan Produk Pertanian Nasional Berdaya Saing Global”. Peserta seminar berasal dari kalangan perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa, para peneliti, dan UMKM, dengan jumlah makalah sebanyak 54.

Ada tiga pembicara utama dalam Semnas yaitu:

  1. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI
  2. PT Permodalan Nasional Madani, dan
  3. Center Director SEAMEO BIOTROP
Pembukaan Semnas oleh Dekan Fakultas Pertanian UMP Purwokerto.

Pembukaan Semnas oleh Dekan Fakultas Pertanian UMP Purwokerto.

Yang menarik dalam seminar ini adalah, PT Pemodalan Nasional Madani (PNM), yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara tergerak untuk ikut serta memajukan komoditas ubikayu. Ubikayu merupakan komoditas yang mudah dibudidayakan, namun nilai ekonomisnya masih rendah.

Untuk itu, PT PNM berusaha untuk membantu meningkatkan nilai jual ubikayu dengan membuat produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi, dengan harapan petani akan meningkat pendapatannya. Ada tiga proyek dari PT PNM untuk meningkatkan nilai tambah ubikayu yaitu:

  1. Olahan kripik ubikayu di daerah Tangerang, Jawa Barat
  2. Olahan kripik selondok ubikayu di daerah Magelang, Jawa Tengah, dan
  3. Olahan kripik opak ubikayu di daerah Serdan Medage, Sumatera Utara. PT PNM disamping melatih cara pengolahan juga membantu mencarikan pasarnya. Disamping itu, pengolahan limbahnya juga dapat diatasi dengan baik.

Hasil penelitian Balitkabi yang disampaikan pada Semnas UMP Purwokerto pada tahun 2016 ini meliputi komoditas ubikayu, ubijalar, kacang tanah, dan kacang hijau dengan disiplin ilmu pemuliaan tanaman, ekofosiologi, hama dan penyakit tanaman, serta sosial ekonomi pertanian.

KN