Berita ยป Selalulah Menjadi Lebih Baik dan Produktif

Selalu menjadi lebih baik dan produktif harus menjadi sikap kita semua, khususnya para peneliti dan staf di Balitkabi yang merupakan bagian dari Badan Litbang Pertanian. Karena sebagai lembaga penelitian, Badan Litbang selalu dituntut menghasilkan inovasi. Inovasi setiap saat. Inovasi akan sukses ditelorkan oleh orang-orang yang bersikap baik dan senantiasa bertambah baik dan profesional. Untuk itu menjaga sikap profesional dan selalu menjadi lebih baik harus tertanam di setiap karyawan dan staf Balitkabi. Demikian benang merah inti ceramah oleh Prof Kusumo Dwianto untuk mendorong peningkatan produktivitas kinerja Balitkabi di Aula Balitkabi, Selasa (20/8). Ceramah diikuti oleh karyawan/karyawati Balitkabi dan beberapa utusan Kebun Percobaan di bawah naungan Balitkabi.

Dalam paparan motivasi, Prof Kusumo menyampaikan bahwa Badan Litbang telah banyak menghasilkan karya nyata yang diakui secara nasional, akan tetapi di kancah internasional, Badan Litbang masih harus meningkatkan kualitasnya. Hal ini merupakan tantangan besar yang harus diwujudkan karena Indonesia merupakan Negara yang memiliki sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang melimpah. Jika tidak bergerak cepat maka bangsa Indonesia akan terus menjadi pengekor (follower) bangsa-bangsa lain. Untuk menjadi lembaga penelitian berkelas dunia semua staf harus komitmen untuk bekerja sama dan melaksanakan tugas masing masing dengan penuh tanggung jawab. Para peneliti sebagai ujung tombak Badan Litbang seharusnya melakukan kajian ilmiah secara mendalam dan menyeluruh, lebih inovatif dan mampu mengubah sesuatu yang tampaknya kurang berharga menjadi barang berharga sehingga meningkatkan nilai ekonomis barang tersebut. Misalnya Balitkabi yang memperoleh mandat untuk mengkaji tanaman aneka kacang dan umbi, maka harus mampu berinovasi agar komoditas tersebut memiliki nilai jual yang tinggi di masyarakat sehingga petani tidak enggan untuk mengembangkan tanaman tersebut. Ceramah motivasi diakhiri dengan pesan yang sangat menyentuh perasaan bahwa setiap karyawan seharusnya bahagia terhadap setiap tugas yang diembannya atau keadaan yang diterimanya baik itu menyenangkan atau menyulitkan dirinya. Berpikir positif terhadap semua kejadian yang menimpanya karena setiap kejadian merupakan hal terbaik yang diberikan Allah SWT kepada kita. Jika di antara kita memiliki suatu kelemahan maka berusahalah menjadikan kelemahan itu sebagai sarana untuk membantu diri kita menjadi lebih baik. Begitu banyak manusia memiliki kekurangan secara fisik tetapi bisa membuat dirinya lebih unggul daripada manusia yang sempurna fisiknya.

Sutrisno/AW