Berita » Selamat Bertugas Nahkoda Baru Balitbangtan: Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.

picture

JAKARTA – Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si dilantik sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menggantikan Dr. Muhammad Syakir, MS yang telah memasuki masa bakti. Pelantikan dilakukan di Auditorium Kementerian pertanian, pada hari senin, (4/02/2018).

Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) semenjak Juli tahun 2015.  Dilahirkan di Makassar pada tanggal 14 Maret 1969. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si merupakan pakar bidang Agroklimatologi/Pemodelan Tanaman. Ia memperoleh gelar Sarjana Pertanian (S1) tahun 1993 pada bidang studi Agronomi Universitas Hasanuddin, Makassar. Pendidikan S2 dan S3 ditempuh di Institut Pertanian Bogor pada bidang studi Agroklimatologi/Pemodelan Tanaman, masing-masing selesai pada tahun 2000 dan 2005.

Selain itu Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si sebelumnya adalah Kepala BPTP Sulawesi Selatan (2012-2015) Kepala BPTP Papua (2008-2012). Disamping itu juga pernah menjadi Dosen Pasca Sarjana (S2) pada Universitas Islam Makassar (2012-2015), Dosen Pasca Sarjana (S2) pada Universitas Hasanuddin Makassar (2012-2015), Dosen Pasca Sarjana (S2) pada Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin (2005-2007), Koordinator Program pada LPTP Sulawesi Barat (2008), Koordinator Program pada BPTP Kalimantan Selatan (2005-2007), Sekretaris Proyek SADP dan Peneliti BPTP Sulawesi Tenggara (1995-1997), Kepala Program dan Kerjasama Sub Balai Penelitian Hortikultura Jeneponto Sulsel (1995-1996), Kepala Rumah Tangga dan Perlengkapan Sub Balai Penelitian Hortikultura Jeneponto Sulsel (1994-1995).

sinar-tani

Sumber: Sinar Tani

Dalam kesempatan wawancara dengan Dr. Ir. Fadjri Djufry, M.Si, beliau menyatakan bahwa untuk program tahun 2019 akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan internal Balitbangtan, agar solid antara UK dan UPT dan sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, Balitbangtan akan melakukan perbanyakan varietas unggul baru, tentu saja dengan menggerakkan BPTP dan Balit lingkup Balitbangtan. “Dengan teknologinya, Balitbangtan akan terus mendukung program Direktif Kementan yang sifatnya strategis, seperti Serasi dan lain sebagainya”, tambah Dr. Ir. Fadjri Djufry, M.Si. (Rjs)

Litbang