Berita » Semangat Balitbangtan Berkontribusi untuk Negara dengan Riset Inovatif Kolaboratif

Konsolidasi Manajemen dan Riset novatif kolaboratif Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 9-12 November 2020 di Ciloto, Cianjur

Konsolidasi Manajemen dan Riset novatif kolaboratif Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 9-12 November 2020 di Ciloto, Cianjur

Konsolidasi Manajemen dan Riset novatif kolaboratif Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendukung Pertanian Maju Mandiri dan Modern pada tanggal 9-12 November 2020 di Ciloto, Cianjur dibuka secara resmi oleh Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry. Arahan penting Kepala Balitbangtan itu diantaranya beberapa kegiatan riset cara bertindak 1-5 dituangkan dalam bentuk riset inovatif kolaboratif tahun 2021.  “Saya melapor pak Menteri (Dr. Syahrul Yasin Limpo) bahwa pada tanggal 6 Oktober 2020  Badan Litbang Pertanian mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM atas lima (5) paten yang sudah di hasilkan, “ kata Fadjry dalam rangkaian sambutan di acara tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Fadjry, bahwa meskipun sekarang tengah berada pada kondisi pandemi Covid 19, tetapi peneliti Balitbangtan tetap semangat melakukan berbagai kegiatan penelitian. Selain itu Kepala Balitbangtan juga menyampaikan bagaimana mengoptimalkan kebun- kebun percobaan di seluruh Indonesia.  Balitbangtan juga akan menyiapkan varietas dan benih/ bibit unggul di setiap provinsi dari komoditas padi, jagung, kedelai,  bawang, cabai, komoditas holtikultura lain termasuk ternak.  Dilaporkan juga bahwa  di tahun 2020 Kementerian Pertanian telah melepas tujuh (7) varietas tanaman pangan, tiga (3) varietas unggul baru dari perkebunan dan empat (4) varietas unggul hortikultura, serta royalti dari lisensi hasil produk riset Balitbangtan.

Sementara itu, arahan Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo (SYL)  melalui video conference bahwa pertanian menjadi kekuatan di semua daerah, pertanian memberikan kontribusi dalam meningkatkan ekonomi di Indonesia. Dalam situasi apapun sektor pertanian menjadi sesuatu yang penting, unggul karena pertanian tidak akan pernah berhenti untuk mencukupi kebutuhan pangan dari 273 juta jiwa penduduk Indonesia.

Keberadaan Balitbangtan menjadi sangat penting bila dapat menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi negara melalui hasil-hasil riset inovatifnya.  Sumber daya alam yang ada menjadi modal dasar sekaligus kekuatan pertanian kita.  Selanjutnya bonus demografi penduduk yang cukup besar Jika dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan menjadi modal dasar yang besar bagi pertanian di Indonesia. Intervensi yang dapat dilakukan oleh Balitbangtan adalah bagaimana hasil-hasil riset  dan teknologi dapat   diterapkan dengan hasil maksimal.  Peneliti Balitbangtan harus dapat berkontribusi bagi negara dan jangan terlalu lama, setidaknya dalam waktu tiga bulan sudah harus ada ada hasilnya’ tutup Menteri Pertanian yang biasa disebut SYL tersebut.

riset2 riset3

Suasana rapat konsolidasi Manajemen dan Riset novatif kolaboratif Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 9-12 November 2020 di Ciloto, Cianjur

Suasana rapat konsolidasi Manajemen dan Riset novatif kolaboratif Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 9-12 November 2020 di Ciloto, Cianjur

BSK