Berita » Semangat Kartini Balitkabi Saat Pandemi COVID-19

Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi, Kasi Jaslit dan Kasubbag TU berfoto bersama dengan sebagian staf Balitkabi di Hari Kartini 21 April 2020 dengan protap pencegahan COVID-19 (foto : Abi Supiyandi)

Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi, Kasi Jaslit dan Kasubbag TU berfoto bersama dengan sebagian staf Balitkabi di Hari Kartini 21 April 2020 dengan protap pencegahan COVID-19 (foto : Abi Supiyandi)

Peringatan Hari Kartini tahun ini berbeda dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya, bagaimana tidak Indonesia bersama negara-negara lain di dunia tengah berperang melawan pandemi COVID-19. Semarak peringatan dengan nuansa Kartini yang identik dengan busana kebaya serta beragam lomba menarik tidak dijumpai tahun ini. Semua berjuang untuk berkontribusi dapat memutuskan rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Apalagi Presiden Joko Widodo telah mengukuhkan kebijakan melalui social distancing dan physical distancing melalui pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Implementasinya adalah pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah, kegiatan belajar, bekerja dan beribadah di lakukan di dalam rumah. Hal ini tentu sangat berkorelasi dengan peran perempuan seperti yang disuarakan Raden Ajeng Kartini.

Bagaimana potret perempuan staf Balitkabi dalam melaksanakan tugas kedinasan pada tanggal 21 April 2020 ini. Adalah salah satu koordinator IP2TP yang bertugas di IP2TP Kendalpayak, Ratri Tri Hapsari, SP, M.Si. hari ini tampil anggun berkebaya lengkap dengan masker dan topi penutup kepala karena mendampingi ibu-ibu yang tengah bekerja menyiangi pertanaman ubi jalar di kebun. Meski sebagian besar ASN dan staf pegawai Balitkabi tengah melakukan WFH (Work From Home) tetapi koordinator IP2TP Kendalpayak yang juga peneliti ini tetap semangat mengawal kinerja IP2TP. Bersama dua Kartini koordinator IP2TP yang lain yakni Sri Ayu Dwi Lestari, S.P, M.Si di IP2TP Muneng dan Rina Artari, M. Biotech yang berada di IP2TP Ngale berjuang dan berupaya mengawal semua penelitian dan target benih UPBS dapat tercapai di tengah keterbatasan akibat pandemi COVID-19.

Kartini-Kartini Balitkabi tidak pernah surut memperjuangkan cita-cita Ibu Kartini di IP2TP Kendalpayak (Foto Ratri Tri Hapsari)

Kartini-Kartini Balitkabi tidak pernah surut memperjuangkan cita-cita Ibu Kartini di IP2TP Kendalpayak (Foto Ratri Tri Hapsari)

Kartini-Kartini Balitkabi tidak pernah surut memperjuangkan cita-cita Ibu Kartini di IP2TP Muneng Probolinggo (Foto Sri Ayu Dwi Lestari)

Kartini-Kartini Balitkabi tidak pernah surut memperjuangkan cita-cita Ibu Kartini di IP2TP Muneng Probolinggo (Foto Sri Ayu Dwi Lestari)

Ibu-ibu pegawai UPBS Balitkabi sedang menyortir benih kedelai di UPBS Balitkabi

Ibu-ibu pegawai UPBS Balitkabi sedang menyortir benih kedelai di UPBS Balitkabi

tumpukan benih aneka kacang di gudang UPBS Balitkabi pada 21 April 2020

Tumpukan benih aneka kacang di gudang UPBS Balitkabi pada 21 April 2020

Selain kegiatan di lapang yang harus terus berjalan, kegiatan UPBS (Unit Pengelolaan Benih Sumber) demikian pula. Untuk menjamin ketersediaan benih sumber, UPBS Balitkabi melakukan pergiliran petugas sortasi benih. Terlihat ibu-ibu dengan teliti dan tekun menyortir satu demi satu biji kedelai calon benih kedelai yang akan didistribusikan ke pengguna di seluruh Indonesia.

Kegiatan tanam juga tidak mungkin ditunda karena WFH. Untuk itulah dengan melaksanakan protokol pencegahan COVID-19, Dr. Novita Nugrahaeni melakukan tanam uji adaptasi galur harapan kedelai dan pelepasan varietas unggul baru kedelai berkarakter khusus di IP2TP Kendalpayak bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Bersama sebagian besar pekerja tanam yang merupakan ibu-ibu, menunjukkan jika semangat emansipasi wanita tidak pernah lekang oleh zaman. Meskipun berada pada kondisi keterbatasan akibat pandemi COVID-19 wanita tani Indonesia tetap berkontribusi menjalankan roda pertanian menyokong bahan pangan di seluruh pelosok negeri.

Ketika tanaman membutuhkan nutrisi tambahan, juga tidak mungkin ditunda walaupun dalam kekhawatiran karena harus meninggalkan rumah. Itulah yang dilakukan Dr. Kartika Noerwidjati memupuk tanaman ubi kayu dengan judul penelitian ”Seleksi plot tunggal ubi kayu berdaya hasil dan berkadar pati tinggi, spesifik lokasi di dataran tinggi >700m dpl sesuai untuk pangan” yang berlokasi di desa Gading Kembar, Kec. Jabung, Kab. Malang tepat pada 21 April 2020.

Bahkan nun jauh di sana tepatnya di Desa. Sidomulyo, Kec. Wanaraya, Kab. Barito Kuala, Propinsi Kalimantan Selatan, ibu-ibu pekerja sedang melaksanakan tanam penelitian kacang hijau, kedelai dan kacang tanah di lahan pasang surut didampingi oleh teknisi litkayasa purna tugas Urip Sembodo, S,P. Meskipun kemungkinan ibu-ibu pekerja ini tidak mengenal pahlawan wanita Indonesia yang diperingati setiap 21 April, R.A Kartini yakin mereka bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup, bercita-cita membahagiakan keluarga serta membangun kehidupan yang lebih baik.

Dr. Novita Nugrahaeni sedang mengawal kegiatan tanam kedelai di IP2TP Kendalpayak

Dr. Novita Nugrahaeni sedang mengawal kegiatan tanam kedelai di IP2TP Kendalpayak (Foto B. S. Koentjoro)

Dr. Kartika Noerwidjati memberikan petunjuk pemupukan ubi kayu di Kec. Jabung Kab. Malang, 21 april 2020. (Foto Kartika N )

Dr. Kartika Noerwidjati memberikan petunjuk pemupukan ubi kayu di Kec. Jabung Kab. Malang, 21 april 2020. (Foto Kartika N )

Ibu-ibu pekerja sedang membersihkan lahan untuk lokasi tanam penelitian kedelai di lahan pasang surut, Barito Kuala

Ibu-ibu pekerja sedang membersihkan lahan untuk lokasi tanam penelitian kedelai di lahan pasang surut, Barito Kuala (Foto Urip Sembodo)

Bapak Urip Sembodo, S.P. sedang mengarahkan kegiatan tanam galur kacang hijau adaptif lahan rawa di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, 21 April 2020 (Foto Urip Sembodo)

Bapak Urip Sembodo, S.P. sedang mengarahkan kegiatan tanam galur kacang hijau adaptif lahan rawa di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, 21 April 2020 (Foto Urip Sembodo)

Kebijakan WFH di Balitkabi disertai piket yang telah berlangsung satu bulan lamanya dan masih diperpanjang hingga 13 Mei 2020 mendatang, tidak menyurutkan semangat Ir. Henny Kuntyastuti, M.S di kediamannya yang berlokasi di Kec.Pandaan, Kab. Pasuruan untuk menghadirkan suasana hari Kartini pada 21 April 2020. Dengan berbusana kebaya disertai masker peneliti Ekofisiologi ini mengerjakan tugas seperti ketika sedang berkantor di Balitkabi. Meski dalam suasana prihatin akibat pandemi COVID-19 bu Henny selalu bersemangat melakukan koordinasi dengan teknisi di lapang maupun dengan semua staf Balai melalui sosial media.

Di kantor Balitkabi bersamaan dengan peringatan hari Kartini, tidak kalah penting adalah koordinasi internal anggota RPTP Kacang hijau dipimpin oleh Ir. Trustinah, M.S. tim RPTP kacang hijau yang terdiri dari ibu-ibu peneliti dengan berkebaya serta melaksanakan protokol pencegahan COVID-19 menggelar rapat koordinasi RPTP kacang hijau. Selain itu, di bagian keuangan, Bendahara Balitkabi, Ibu Siti Ngatminah serta bagian kesekretariatan, Ibu Nuryati, S.P.,M.P dan Ibu Susiati tetap menunjukkan profesionalisme di tengah WFH sebagai bagian penting penunjang kegiatan operasional penelitian.

Tentunya apresiasi kepada semua Kartini-Kartini Balitkabi yang tidak bisa disebutkan satu persatu, juga kepada semua Kartini Indonesia. Bahwa emansipasi bukanlah mengubah kedudukan perempuan, tetapi bagaimana menyelaraskan kedudukan dengan laki-laki. Generasi penerus bangsa akan lahir dari Kartini-Kartini yang terus menyampaikan dan memperjuangkan cita-cita Kartini sesungguhnya.

Ir. Trustinah, M.S sedang melakukan rapat koordinasi internal RPTP kacang hijau di Balitkabi (Foto Ratri Tri Hapsari)

Ir. Trustinah, M.S sedang melakukan rapat koordinasi internal RPTP kacang hijau di Balitkabi (Foto Ratri Tri Hapsari)

WFH dalam suasana peringatan Hari Kartini oleh Ir. Henny Kuntyastuti pada 21 April 2020 (Foto Henny K.)

WFH dalam suasana peringatan Hari Kartini oleh Ir. Henny Kuntyastuti pada 21 April 2020 (Foto Henny K.)

 

kartini11 screenshot-from-2020-04-25-22-04-12
 Bendahara Balitkabi, Ibu Siti Ngatminah dan bagian kesekretariatan , Ibu Nuryati SP, M.P beserta Ibu Susiati memastikan pelayanan prima di Balitkabi tetap berjalan di tengah WFH

RDP