Berita » Semangat Kembangkan Olahan Pangan Berbasis Aneka Umbi Dari Kaki Gunung Raung, Banyuwangi

berita_12_12_17a

Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi terletak persis di kaki Gunung Raung dan berbatasan dengan hutan pinus milik Perhutani KPH Banyuwangi Barat. Jalanan menuju dusun tersebut masih berbatu dan harus menyusuri kawasan hutan pinus.

Namun, potensi wisata alamnya  sudah cukup dikenal seperti air terjun, tubing (susur sungai), dan bumi perkemahan. Pada tahun 2016, dusun ini dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) oleh Bupati Banyuwangi dan sejak itu berbagai kegiatan yang berkaitan dengan KB dan peningkatan kesejahteraan keluarga, termasuk pengembangan olahan pangan intensif dilakukan untuk mengangkat potensi dusun tersebut. Ubi kayu dan buah naga merupakan komoditas pertanian yang banyak dihasilkan, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas.

Untuk itu, pada tanggal 30 November 2017, Balitkabi diundang sebagai narsumber oleh Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi untuk memberikan pelatihan mengenai olahan pangan non-terigu kepada sekitar 50 orang ibu-ibu PKK, penyuluh, dan pendamping di lokasi tersebut. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi.

Paparan mengenai varietas unggul dan berbagai produk olahan pangan berbasis aneka umbi (ubi kayu, ubijalar, dan umbi potensial) serta perannya dalam diversifikasi dan ketahanan pangan nasional disampaikan di awal pelatihan, diharapkan dapat membuka wawasan peserta.

Ditunjukkan pula display berbagai produk olahan pangan dari aneka umbi, yaitu aneka kue kering (lidah kucing, bola-bola cassava, dan sweet potato chocochips), DC kress/ pangsit mbote, stik mocaf, aneka kue basah (kue mangkok ubijalar ungu dan kuning, wingko ubi kayu, dan bitterballen mbote), tiwul instan, serta mi ubijalar ungu. Pada kesempatan tersebut, juga diperkenalkan produk cake tape ubikayu produksi inkubator bisnis Balitkabi “Roti Boss” terutama penampilan dan kemasan produk yang menarik untuk menginspirasi peserta.

Meskipun hujan deras mengguyur, sesi praktek tetap diikuti dengan penuh semangat oleh peserta yang aktif terlibat dalam mencampur adonan brownies ubi kayu, membuat bulatan onde-onde ubijalar ungu, mencetak cassava blanca, mengaduk selai ubijalar rasa buah naga, serta menggiling dan menggoreng mie mbote. Sesi pembagian door prize berupa paket bahan untuk pembuatan selai ubijalar, cake tape ubi kayu Roti Boss dan tiwul instan untuk peserta yang dapat menjawab pertanyaan seputar pengolahan aneka umbi semakin menambah kemeriahan sesi praktek ini.

Di akhir kegiatan, ibu-ibu Kampung KB Dusun Sidomulyo ditantang untuk berkreasi dengan aneka resep olahan umbi yang telah diberikan oleh Balitkabi. Kreasi resep tersebut nantinya dapat diikutsertakan pada acara Cassava Fair yang akan diadakan oleh Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2018.

Selain lomba cipta menu, Dinas juga akan melakukan pendampingan untuk mendapatkan ijin edar produk (PIRT), desain kemasan, bantuan peralatan serta pemasaran produk agar kegiatan diversifikasi pangan lokal dapat meningkatkan kesejahteraan/ perekonomian keluarga. Hal ini akan dirasakan manfaatnya seiring dengan rencana pengembangan wisata alam di desa tersebut. Selamat berkreasi…!!!

Display produk olahan pangan berbasis aneka umbi bersama narasumber dari Balitkabi dan penyelenggara pelatihan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi

Display produk olahan pangan berbasis aneka umbi bersama narasumber dari Balitkabi dan penyelenggara pelatihan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi

Display produk olahan pangan berbasis aneka umbi bersama narasumber dari Balitkabi dan penyelenggara pelatihan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi

Peserta antusias mengikuti praktek pembuatan makanan dari aneka umbi

DAAE/EG