Berita » Seminar Nasional Balitkabi 2017 sebagai Wahana Jaring Hasil Penelitian dan Inovasi Teknologi Akabi

Pemerintah telah menetapkan prioritas pembangunan pertanian menuju swasembada pangan untuk delapan komoditas pertanian strategis yaitu padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, tebu, dan daging sapi. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pengembangan dan peningkatan produksi tanaman pangan seperti sumberdaya lahan, inovasi teknologi, dan kebijakan pemerintah, sehingga peluang untuk pengembangan dan peningkatan produksi tanaman pangan menuju swasembada dan kedaulatan pangan sangatlah besar. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pengembangan komoditas aneka kacang dan umbi (Akabi) antara lain adalah kesenjangan produktivitas yang dicapai petani dengan produktivitas potensial. Untuk itu diperlukan strategi pemanfaatan lahan suboptimal, perbaikan teknologi pascapanen, diversifikasi pangan, perubahan iklim global, dan persaingan komoditas akabi di pasar internasional.

Puslitbang Tanaman Pangan menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi pada 26 Juli 2017. Seminar dengan tema Inovasi Teknologi Akabi Siap Mendukung Tercapainya Swasembada dan Kedaulatan Pangan”. Seminar dimaksudkan sebagai wahana untuk menjaring informasi hasil-hasil penelitian dan inovasi teknologi komoditas aneka kacang dan umbi. Melalui seminar ini diharapkan dapat dihimpun teknologi Akabi guna mendukung swasembada dan kedaulatan pangan.

Bertempat di Aula Balitkabi, Malang, Acara diawali dengan Laporan ketua Panitia Seminar dan dilanjutkan dengan acara “Launching VUB dan Inkubator Teknologi Balitkabi” oleh Kepala Balitkabi Dr. Joko Susilo Utomo. Pada kesempatan ini di Launching 5 VUB Kedelai (Dega 1, Deja 1, Deja 2, Detap 1, dan Devon 2), 2 VUB Kacang Tanah (Tala 1 dan Tala 2), dan 2 VUB Kacang Hijau (Vima 4 dan Vima 5), serta Inkubator Teknologi dengan hilirisasi produk cake tape dengan Roti Boss, yang ditandai dengan dengan penandatanganan MoU dengan pihak Roti Boss.

semnas17Seminar Nasional dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. M. Syakir, dalam sambutannya beliau menyampaikan harapan kegiatan seminar nasional ini dapat dijadikan sebagai koridor untuk menyalurkan hasil penelitian yang bermanfaat bagi bangsa sehingga bisa meningkatkan skala richter hilirisasi teknologi. Hasil penelitian diharapkan bukan hanya significant secara statistik, tetapi harus signifikan juga secara sosial ekonomi. Pada kesempatan ini dilakukan pula pengukuhan pengurus Peragi Komda Jatim oleh Kepala Badan Litbang Pertanian.

Dua pembicara utama memaparkan makalah kunci, yaitu: (1) Kualitas Lahan Pertanian Indonesia dan Implikasinya bagi Pengembangan Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, oleh Prof. Dr. Irsal Las, Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian dan (2) Potensi, Tantangan, dan Peluang Agribisnis Tanaman Akabi, oleh Dr. Bayu Krisnamurthi, Departemen Agribis IPB (Ketua Umum Perhepi). Seminar diikuti oleh sekitar 150 peserta berasal dari Balai penelitian lingkup Badan Litbang Pertanian, Perguruan Tinggi, Dinas Pertanian, dan Mahasiswa.

semnas171 

WR