Berita » Sosialisasi BuDesa di Nganjuk

budesaDukungan Balitbangtan pada tahun perbenihan 2018 salah satunya berupa gelar lapang inovasi pengembangan Budidaya Kedelai di Lahan Sawah (BuDesa) yang ditujukan untuk produksi benih kedelai yang dilakukan di Nganjuk (Jatim) dan Parigi Mountong (Sulawesi Tengah) masing-masing seluas 40 ha. BuDesa di Nganjuk bekerjasama dengan kelompok tani Ngudi Mulyo (Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor) dan Sumber Makmur I (Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan) dengan jumlah petani peserta sebanyak 168 orang.

Pada tanggal 12 Februari 2018 dilakukan sosialisasi pelaksanaan program BuDesa yang dilakukan di Balai Dusun Jatikampir. Narasumber pada sosialisasi adalah Koordinator BPSB TPH Jatim di Kediri (BPSB), BPP Bagor, Produsen benih UD Adi Jaya, dan peneliti Balitkabi (Prof. Dr. Sudaryono, Dr. Muchlish Adie, dan Ayda Krisnawati M.Sc.). Selain dihadiri oleh peserta BuDesa, sosialisasi dihadiri pula oleh PPL, Babinsa, Kepolisian, produsen benih kedelai dan pamong desa.

Prof. Sudaryono menyampaikan bahwa peran kedelai di lahan sawah sebagai produsen benih kedelai memiliki nilai strategis, karena kesuburan lahan dan pengalaman petani berbudidaya kedelai relatif lama. Dipesankan agar pengelolaan tanaman dilakukan secara optimal, apalagi benih kedelai di Nganjuk telah menjadi benih sumber ke berbagai provinsi.

Koordinator BPP juga menyambut dan berterima kasih dengan adanya program BuDesa dari Balitbangtan, karena dapat digunakan sebagai pembelajaran dan yang penting sebagai sumber benih kedelai minimal untuk memenuhi kebutuhan benih kedelai di Nganjuk.

BPSB juga mengingatkan tahapan yang harus dilakukan agar pengembangan kedelai ini nantinya dapat dilabelkan sebagai benih bersertifikat. UD Adi Jaya sebagai produsen kedelai utama di Nganjuk, siap untuk menampung calon benih dari petani dengan harga yang lebih tinggi dari harga jual dengan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Sosialisasi BuDesa di Jatikampir dan narasumber dari BPSB dan Balitkabi.

Sosialisasi BuDesa di Jatikampir dan narasumber dari BPSB dan Balitkabi.

Pola tanam setahun di lokasi pengembangan adalah padi – kedelai – bawang merah. Padi telah mulai dipanen sehingga pelaksanaan BuDesa segara dimulai. Semoga menghasilkan benih kedelai berkualitas.

AyK