Berita » Sosialisasi KNAPPP di Balitkabi

Proses penjaminan mutu diperlukan bagi pranata penelitian. Pada tanggal 2 Agustus 2016 dilakukan sosialisasi KNAPPP (Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan) oleh Sekretariat KNAPPP, Direktorat Jenderal Lembaga Litbang, Kemenristek & Dikti di Aula Balitkabi, diikuti oleh pengelola KNAPPP dari Balitkabi, Balittas, Balitjestro, BPTP Jawa Timur, dan PUI Agroindustri Atsiri Universitas Brawijaya.

Kepala Balitjestro (Dr. Joko Susilo Utomo) dan Kepala BPTP Jatim (Dr. Tri Sudaryono) berkenan hadir pada pertemuan tersebut.

Acara dibuka oleh Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo, yang menyampaikan pentingnya akreditasi bagi suatu lembaga riset, yang muaranya adalah adanya pengakuan oleh pengguna terhadap hasil riset yang dihasilkan.

Yudho Baskoro Muriadi S.Sos, dari Kemenristek & Dikti, menyampaikan bahwa lembaga riset yang telah ditetapkan hukumnya wajib mendapatkan akreditasi KNAPPP, agar terdapat jaminan mutu bagi proses dan pelaksanaan riset pada setiap pranata penelitian.

Sosialisasi disampaikan oleh Bapak Budi Priyono, yang sekaligus merupakan asesor KNAPPP. Dasar keberterimaan KNAPPP adalah kerjasama internasional, badan akreditasi, lembaga penjamin kesesuaian, dan produk (barang dan jasa).

Sosialisasi ditekankan kepada tahapan akreditasi, pemahaman KNAPPP 02:2007, dan dasar pembuatan dokumen. Berbagai aspek permasalahan dan pemahaman disampaikan pada saat diskusi diantaranya adalah relevansi lembaga yang telah menerapkan ISO 9001:2008 dengan KNAPPP, penentuan ruang lingkup khususnya yang terkait dengan tupoksi BPTP yang mengedepankan pengkajian, bahkan yang nampaknya belum dipahami adalah penggunaan output sebagai tolok ukur capaian KNAPPP.

Pemahaman selama ini output menjadi tolok ukur PUI, sedangkan sertifikasi atau akreditasi lebih menekankan pada proses pencapaian, bukan pada capaian output. Diperlukan pendalaman lebih lanjut.

4-8-16

MMA