Berita » Sosialisasi Logbook dan IKM KNAPPP

ikmLogbook merupakan catatan penting yang berisi segala aktivitas yang berkaitan dengan penelitian sebagai bukti otentik dari segi ilmiah dan segi hukum. Mencatat setiap langkah dalam penelitian barangkali membuat seorang peneliti cukup repot, namun ada banyak manfaat yang dapat diambil dari penulisan logbook. Diantaranya adalah memudahkan peneliti dalam pembuatan laporan hasil penelitian. Pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2017 di Aula Balitkabi diadakan acara “Sosialisasi Logbook dan IKM KNAPPP” yang disampaikan oleh Herdina Pratiwi, S.P., M.P. Acara tersebut diikuti oleh seluruh peneliti, calon peneliti, dan teknisi Balitkabi.

Pemerintah melalui Kemenristek Dikti telah membentuk Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) yang bertugas menilai dan membina Pranata Litbang negeri maupun swasta untuk meningkatkan mutu dan efektivitas kinerjanya. Herdina menyampaikan bahwa Balitkabi telah melakukan serangkaian proses pendaftaran dan asesmen akreditasi KNAPPP sejak tahun 2016 dan diagendakan pada September 2017 telah memasuki proses penentuan akreditasi.

Disampaikan bahwa dalam sistem KNAPPP ada dua logbook yang wajib ditulis peneliti yaitu logbook litbang dan logbook peneliti. Logbook litbang berisi kegiatan yang didanai oleh APBN, sedangkan logbook peneliti berisi kegiatan penelitian mandiri. Selain menyampaikan tentang logbook, disosialisasikan juga mengenai IKM (Instruksi Kerja Metode). IKM telah dibuat per kelompok peneliti yang ada di Balitkabi termasuk kelti Sosial Ekonomi dan Inovasi Pertanian. Diharapkan setiap kegiatan penelitian dapat mengacu dokumen IKM yang telah dibuat. Dokumen IKM direncanakan akan ditempatkan pada file sharing sehingga setiap peneliti dapat dengan mudah untuk mengakses.

Banyak sumbang saran yang disampaikan pada seminar kali ini, diantaranya adalah perlu standarisasi logbook, kesepakatan siapa dan kapan verifikasi logbook dilakukan, dan data sharing IKM agar segera diaktifkan. Pada akhir acara, moderator seminar Dr. Febria Cahya Indriani, M.P. menyampaikan bahwa perlu perhatian lebih atau instruksi dari Balai untuk mendukung percepatan akreditasi KNAPPP.

ikm1

RTH