Berita » Sosialisasi Olahan Pangan Berbasis Aneka Umbi Dukung Program Agraris-Maritim Banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi sudah dikenal publik dengan berbagai program yang dilakukan oleh Bupatinya untuk memajukan daerah yang berada di paling ujung Jawa Timur tersebut, terutama di bidang pariwisata. Program tersebut terintegrasi dalam program utama Kabupaten Banyuwangi berbasis agraris dan maritim.

Oleh karena itu, sektor pertanian memegang peranan penting dalam pelaksanaan program tersebut. Kantor Ketahanan Pangan sebagai salah salah satu UPTD Kabupaten Banyuwangi mendukung program tersebut melalui kegiatan “Sosialisasi Penanganan Pascapanen dan Pengolahan Hasil Pertanian” yang diadakan pada tanggal 23‒24 November 2016 di Banyuwangi.

Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Dewa M.AP dan diikuti oleh sekitar 100 orang peserta yang terdiri atas pengurus Pokja 3 Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ketua dan anggota tim Penggerak PP tingkat Kecamatan (Ibu Camat) dan desa, 25 orang pengrajin makanan yang mewakili setiap kecamatan.

Balitkabi yang diwakili oleh Ir. Erliana Ginting, M.Sc. sebagai narasumber menyampaikan materi mengenai “Diversifikasi Pangan Berbasis Aneka Umbi”, meliputi varietas unggul dan produk olahan ubikayu, ubijalar dan umbi potensial.

Selain itu, juga disajikan dalam bentuk display produk kue kering berbahan baku tepung dan pati aneka umbi serta contoh cake tape dari tepung ubikayu yang telah dikemas dan diberi label lengkap dengan nomor PIRT-nya.

Materi lain yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, antara lain:

  • Bahan Tambahan Pangan sesuai Permenkes No. 033/2012 oleh Dra. Retno Chatulistiani,
  • Apt (BPOM Surabaya) dan Aspek Gizi dan Pangan oleh dr. Andriyanto, S.H. dari Akademi Gizi Surabaya,
  • Aneka Kemasan Produk Pangan (Joice Eveline, S.T.),
  • Kesiapan Pelaku Usaha Menghadapi MEA oleh Dra. R.R. Aggrahini, M.M. (Disperindag Jawa Timur),
  • dan Strategi Pengembangan Produk Olahan Menunjang Kelangsungan Usaha oleh Prof. Dr. Teti Etiasih, M.P. (FTP Universitas Brawijaya).

Materi ini cukup lengkap bagi anggota PKK sebagai pemula usaha maupun pengrajin makanan dalam mengembangkan usahanya agar produk yang dihasilkan berkualitas, menarik, aman dikonsumsi, dan kompetitif di pasaran. Khusus produk olahan pangan berbahan baku aneka umbi turut menunjang optimalisasi pemanfaatan bahan pangan lokal, peningkatan citra dan konsumsinya.

Peserta sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan, dapat dilihat dari beragam pertanyaan yang disampaikan. Mereka juga antusias menanyakan resep dan cara pengolahan saat mencicipi produk yang disajikan. Oleh karena itu, Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi berencana mengundang Balitkabi untuk mengadakan pelatihan pengolahan pangan berbasis aneka umbi pada tahun 2017 sebagai kelanjutan dari kegiatan ini.

Pembukaan kegiatan “Sosialisasi Penanganan Pascapanen dan Pengolahan Hasil Pertanian” oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi didampingi para narasumber dari Balitkabi, BPOM Surabaya dan Akademi Gizi Surabaya.

Pembukaan kegiatan “Sosialisasi Penanganan Pascapanen dan Pengolahan Hasil Pertanian” oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi didampingi para narasumber dari Balitkabi, BPOM Surabaya dan Akademi Gizi Surabaya.

Ir. Erliana Ginting, M.Sc. menyampaikan materi tentang Diversifikasi Pangan Berbasis Aneka Umbi dan para peserta menikmati produk olahan yang disajikan.

Ir. Erliana Ginting, M.Sc. menyampaikan materi tentang Diversifikasi Pangan Berbasis Aneka Umbi dan para peserta menikmati produk olahan yang disajikan.

EG