Berita » Sosialisasi Penyusunan Laporan PMK 249/2011 tahun 2015

Dalam rangka mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi, Balitbangtan terus berupaya meningkatkan kinerjanya dengan mewujudkan Good Governance Institution. Reformasi perencanaan dan anggaran dilaksanakan melalui restrukturisasi program dan kegiatan dalam kerangka penganggaran berbasis kinerja (Performance based budgeting).

Sehubungan dengan hal tersebut pada tanggal 28‒29 April 2015, Balitbangtan telah mengadakan sosialisasi Penyusunan Laporan PMK 249/2011 tahun 2015. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh 66 Satker UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian. Balitkabi diwakili oleh Ir. Lawu Joko Santoso dan Rina Artari, M.Biotech selaku operator pelaksana Sim-Monev.

Dalam sambutan pembukaan, Bapak Dr. Agung Hendriadi selaku Sekretaris Badan Litbang Pertanian menyampaikan bahwa laporan PMK 249 merupakan Early Warning System bagi setiap instansi dalam menjalankan kegiatan anggaran DIPA berjalan.

Dan laporan ini akan menjadikan masukan untuk proses perencanaan tahun berikutnya. Selanjutnya Bapak Fuad dari Biro Perencanaan Kementan menyampaikan bahwa pada dasarnya realisasi fisik kegiatan cukup sederhana, namun karena jenis kegiatan yang dilaksanakan sangat beragam maka dipandang perlu untuk menyusun suatu perangkat dan panduan pengukuran realisasi fisik yang dapat mengakomodir semua kegiatan yang ada.

Melalui perangkat PMK 249 diharapkan kinerja pengelolaan kegiatan akan lebih terukur, akuntabel dan terpadu sehingga akan menjadi perbaikan kinerja secara terus-menerus dan pencapaian keberhasilan di masa mendatang.

Aplikasi PMK 249 merupakan kegiatan yang menghasilkan output, satker tidak perlu mengisi realisasi anggaran tetapi hanya mengisi realisasi output dan aplikasi ini sudah online antara satker, DJA Kemenkeu, KPPN dan Eselon I, sehingga apabila ada permintaan data dari kementerian ataupun DPR berkenaan dengan pelaksanaan anggaran maka Eselon I dapat menyiapkan data tersebut dalam waktu yang singkat.

Oleh sebab itu diperlukan peningkatan kapasitas SDM dalam pemahaman laporan aplikasi PMK 249 terutama ketertiban dan keakurasian dalam penyusunan laporan bulanan sehingga dapat menjadikan evaluasi dan feedback bagi perencanaan untuk tahun berikutnya.

11-5-15(2)

LJS/RA