Berita » Sosialisasi Program Bule

Pembukaan acara oleh GM PG Panji.

Pembukaan acara oleh GM PG Panji.

Kementerian Pertanian bertekad meningkatkan produksi kedelai nasional melalui berbagai program pengembangan kedelai diantaranya tumpangsari tebu dengan kedelai (Bule). Tanggal 6 September dilakukan sosialisasi Perluasan Areal Tanam melalui budidaya tebu–kedelai di Aula Pabrik Gula (PG) Panji Situbondo. Peserta sosialisasi, selain dari instansi pemerintah terkait, diikuti oleh perwakilan dari PG yang ada di Situbondo (Oleaan, Wringinanom, Asembagus, dan Panji) dan Bondowoso (PG Prajekan), serta KPTR (Koperasi Petani Tebu Rakyat) yang ada di wilayah Situbondo dan Bondowoso. Balitkabi berperan sebagai narasumber budidaya bule pada sosialisasi tersebut.

Sosialisasi dibuka oleh General Manajer (GM) PG Panji yang mengharapkan program Bule mampu meningkatkan pendapatan petani, di samping itu juga disampaikan bahwa penyehatan tanah sudah mendesak di kawasan pertanaman tebu selama ini. Diperta Provinsi Jatim menyampaikan bahwa target areal Bule di Jatim tahun 2017 adalah 75.000 ha, dan pelaksanaan pengembangan tebu–kedelai diharapkan bisa dilaksanakan pada periode Oktober–Desember 2017, jika tidak memungkinkan diperpanjang hingga Maret 2018. Materi yang disampaikan saat sosialisasi ditekankan pada konsep dan manfaat tumpangsari tebu–kedelai dan budidaya kedelai.

Penyampaian materi oleh narasumber Dr. M. Muchlish Adie.

Penyampaian materi oleh narasumber Dr. M. Muchlish Adie.

Sebagian besar anggota KPTR belum berpengalaman membudidayakan kedelai. Persoalan yang disampaikan adalah budidaya tebu lebih mudah dibandingkan kedelai, saat tepat menanam kedelai, persoalan hama uret (lundi), tingkat keuntungan kedelai, juga masalah pencemaran lahan akibat belerang dari gunung Ijen. Hasil panen Bule akan dibeli oleh pemerintah dengan harga Rp8500/kg. Pada akhir sosialisasi disampaikan publikasi yang terkait dengan komoditas kedelai dari Balitkabi kepada perwakilan dari PG Oleaan, Wringinanom, Asembagus, Panji, dan Prajekan.

Peserta dan penerima publikasi dari Balitkabi.

Peserta dan penerima publikasi dari Balitkabi.

 MMA