Berita ยป Sosialisasi SMM SNI ISO 9001:2015 dan Pelatihan Auditor Internal SNI ISO 19011:2018

dsc_2262

Nurilla Gunawan Wibisono, S.T., M.T. dari KAN didampingi Joko Susilo Utomo, Ph.D dan Ir. Fachrur Rozi, M.S. sebagai Plh. Kepala Balitkabi

Sosialisasi SMM SNI ISO 9011:2015 dan Pelatihan Auditor Internal SNI ISO 19011:2018 dilaksanakan di Aula Balitkabi pada tanggal 25-26 November 2019. Acara dibuka oleh Ir. Fachrur Rozi, M.S. sebagai Plh. Kepala Balitkabi dengan Ir. Joko Susilo Utomo, M.S., Ph.D selaku Ketua Tim Audit Internal ISO/KNAPPP. Tiga kata kunci dalam pelaksanaan standarisasi sistem manajemen mutu (SMM), yaitu: perbaikan terus menerus, peningkatan daya saing, dan kepuasan pelanggan disampaikan oleh Plh. Kepala Balitkabi pada pembukaan acara tersebut. Acara dihadiri oleh 40 peserta peneliti maupun administrasi Balitkabi.

Kepala Subdirektorat Akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Nurilla Gunawan Wibisono, S.T., M.T. dihadirkan sebagai narasumber. Menurut Wibisono, telah dilakukan revisi pertama SNI ISO 19-9001:1996, revisi kedua SNI ISO 19:9001:2001, revisi ketiga SNI ISO 9001:2008, dan revisi keempat SNI ISO 9001:2015 dan terjadi perubahan mendasar pada audit internal. Tujuan SNI ISO 9001 pada organisasi adalah secara konsisten dalam menyediakan produk dan jasa, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Prinsip SNI ISO 9001:2015 adalah fokus pada pelanggan, komitmen pimpinan, keterlibatan seluruh personil, pendekatan proses, peningkatan, bukti berdasarkan keputusan yang dibuat, dan hubungan manajemen. Siklus PDCA (Plan Do Check Act) pada pendekatan proses. Plan menetapkan tujuan, Do menerapkan apa yang direncanakan, Check mengecek yang sudah diterapkan, Action melakukan kegiatan setelah dilakukan pengecekan apakah efektif atau tidak.

Lingkup sertifikasi SMM di Balitkabi adalah Manajer Puncak, Tata Usaha, Pelayanan Teknis, Jasa Penelitian, Kelompok Peneliti, dan IP2TP. Struktur SNI ISO 9001:2015 ada 10 klausul, yaitu: 1) Ruang Lingkup, 2) Acuan Normatif, 3) Istilah dan Definisi, 4) Konteks Organisasi, 5) Kepemimpinan, 6) Perencanaan, 7) Dukungan, 8) Operasi, 9) Evaluasi Kinerja, dan 10) Peningkatan.

Paparan Materi SNI ISO 9001:2015 oleh narasumber Nurilla Gunawan Wibisono, S.T, M.T dari KAN

Paparan Materi SNI ISO 9001:2015 oleh narasumber Nurilla Gunawan Wibisono, S.T, M.T dari KAN

Suasana sosialisasi SNI ISO 9001:2015 (kiri) dan praktik audit internal sesuai SNI ISO 19011:2018 oleh peserta pelatihan (kanan)

Suasana sosialisasi SNI ISO 9001:2015 (kiri) dan praktik audit internal sesuai SNI ISO 19011:2018 oleh peserta pelatihan (kanan)

 

Foto bersama narasumber Nurilla Gunawan Wibisono, S.T, M.T

Foto bersama narasumber Nurilla Gunawan Wibisono, S.T, M.T

Penggunaan SNI ISO 19011: 2018 sebagai dasar pelatihan audit internal adalah pendekatan berbasis risiko, perluasan panduan mengelola program audit, perencanaan audit, kompetensi umum auditor, dan lain sebagainya. Pihak yang terlibat dalam audit adalah klien, auditor, dan auditee. Audit kombinasi, contohnya mengaudit SNI ISO dan KNAPPP. Persiapan sebelum dilakukan audit adalah jadwal audit, daftar periksa. Jenis audit checklist: daftar kerangka masalah, daftar periksa umum, daftar periksa rinci, kuesioner ya-tidak, kuesioner terbuka, dan kuesioner peringkat.

Pelatihan Audit Internal dilaksanakan pada 26 November 2019, lebih menekankan pada praktik yang dilakukan secara berkelompok. Peserta dibagi menjadi enam kelompok dan melakukan audit silang. Peserta melakukan audit internal dengan metode wawancara dan observasi dokumen, setelah melakukan audit internal, para peserta menyusun temuan ketidaksesuaian pada lembar ketidaksesuaian (LKS) yang sudah diberikan dengan kriteria temuan mayor, minor, dan observasi. Praktik pelatihan audit internal memberikan pengalaman berharga bagi peserta baik bertindak sebagai auditor maupun sebagai auditee, semoga menambah pengetahuan dan keterampilan manajemen dalam menerapkan SMM di Balitkabi.

SADL