Berita ยป Prof. Marwoto Paparkan Penyediaan Benih Kedelai Secara Mandiri

Prof. Dr. Marwoto, bersamaDirektur Perbenihan Dirjentan Jakarta, Kepala Dinas Pertanian Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Timur, BPTP Jawa Timur, PT Sang Hyang Seri (SHS), dan PT Pertani,menyampaikan paparanSistem Penyediaan Benih Kedelai secara Mandiri pada Sosialisasi Teknis Bantuan Benih Bersubsidi di hadapan 120 orang peserta Sosialisasi Perbenihan Bersubsidi yang terdiri dari perwakilan Dinas kabupaten se-Jawa Timur, Ketua Kelompok Tani, PT SHS, PT Pertani, yang diselenggarakan diSidoarjo, 22-23 Agustus 2012.Sosialisasi dipandang sangat penting karena peran benih yang sangat strategis dalam upaya peningkatan produktivitas dan produksi tanaman pangan. Untuk itu, pemerintah mengalokasikan anggaran penyediaan benih varietas unggul bersertifikat secara nasional guna memenuhi kebutuhan benih padi (inbrida dan hibrida), jagung (komposit dan hibrida), dan kedelai. Dalam upaya membantu petani memanfaatkan benih unggul bersubsidi,Provinsi jawa Timur mengadakan sosialisasi petunjuk teknis benih bersubsidi. Sosialisasi bertujuan: (a) Menyediakan benih varietas unggul bersertifikat padi (inbrida dan hibrida), jagung (komposit dan hibrida) serta kedelai dengan mutu terjamin untuk kebutuhan benih dalam rangka pelaksanaan program SL-PTT dan/atau di luar SL-PTTtanaman pangan, (b) Membantu petani agar dapat membeli benih dengan harga terjangkau.Pada kesempatan tersebut Direktur Perbenihan Dirjentan Jakarta, Dr. Bambang Budhianto, menyampaikan materi Teknis Bantuan Benih Bersubsidi, sedangkan Kepala Diperta Provinsi Jawa Timur memberikan materi Kinerja tanaman pangan di Jawa Timurpada semester I tahun 2013. BPTP Jawa Timur memaparkan materi Sistem Produksi dan Diseminasi Perbenihan Padi dan Jagung, dan PT SHS dan PT Pertanian membawakan materi ketersediaan benih padi, jagung dan kedelai.

Direktur Perbenihan Dr Bambang Budhianto memberikan materi sosialisasi (kiri) dan Ir. Achmad Nur Falaki, M.S. dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menyampaikan kinerja Dinas Pertanian 2013 (kanan).


Prof. Dr. Marwoto Menyampaiakan kemandirian benih kedelai (kiri) dan peserta sosialisasi teknik bantuan benih bersubsidi

Prof. Marwoto/AW