Berita » Sosialisasi Teknologi Budi Daya Kacang Hijau Vima 1 Di PT EWINDO

Sosialisasi teknologi budi daya kacang hijau Vima 1 di kantor PT EWINDO Jember.

Sosialisasi teknologi budi daya kacang hijau Vima 1 di kantor PT EWINDO Jember.

Narasumber dari Balitkabi Dr. Runik Dyah Purwaningrahayu, diundang oleh PT East West Seed Indonesia (EWINDO) dalam acara Sosialisasi “Teknologi Budi Daya Kacang Hijau Varietas Vima 1” dengan peserta terdiri dari petani, pemilik Toko Pertanian, PPL, Petugas BPSB wilayah Jawa Timur bagian Timur, berlangsung di kantor PT EWINDO Jember pada hari Sabtu minggu kedua Bulan Agustus 2018.

Empat puluh peserta antusias mengikuti sub-dealer meeting kacang hijau Vima 1 di ruang pertemuan PT EWINDO Jember yang dibuka oleh Marsuti Sentot Setyawan sebagai Asistant Sales manager PT EWINDO. Dijelaskan oleh Yayan Suyana Imajaya (Crop Manager PT EWINDO) bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari target PT EWINDO untuk memproduksi dan menjual benih kacang hijau Varietas Vima 1 di Indonesia. PT EWINDO atau lebih dikenal dengan produsen benih tanaman hortikultura Cap Panah Merah meyakini kacang hijau Vima 1 mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai benih bersertifikat secara komersial.

Inisiasi kerjasama antara PT EWINDO dengan PRISMA (Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture) sejak tahun 2015 dilakukan untuk membantu penyediaan benih nasional kacang hijau hasil pemuliaan yang dilakukan breeder Balitkabi. Dari hasil pengujian beberapa Varietas Vima tahun 2016 di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan NTT, Varietas Vima 1 terpilih sebagai varietas yang akan dikembangkan lebih lanjut. Beberapa demo plot Varietas Vima 1 di lokasi Bojonegoro dan Pamekasan mulai dilakukan untuk memproduksi benih Vima 1. Selanjutnya tahun 2018 dilakukan sosialisasi kepada petani dan Toko Pertanian, pengajuan LSMM (Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu) serta rencana penjualan benihnya.

Potensi luas panen kacang hijau di wilayah Jawa Timur bagian Timur seperti Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, dan Pasuruan cukup luas sekitar 8.805 ha pada tahun 2016, sehingga kebutuhan benih kacang hijau di masa mendatang cukup banyak. Petani banyak memilih berusaha tani kacang hijau karena harganya yang cukup stabil antara Rp15.000‒20.000 per kg, umur panen pendek, toleran kekeringan, mudah dibudidayakan, serta berkembangnya industri pengolahan makanan berbahan baku kacang hijau.

Benih kacang hijau varietas asalan “Aqua” yang banyak beredar di masyarakat (kiri), contoh benih Vima 1 yang akan diproduksi oleh PT EWINDO (kanan).

Benih kacang hijau varietas asalan “Aqua” yang banyak beredar di masyarakat (kiri), contoh benih Vima 1 yang akan diproduksi oleh PT EWINDO (kanan).

Saat ini petani masih mengandalkan benih asalan yang dibeli di pasar atau di toko pertanian dengan varietas campur bahkan banyak yang menyebut sebagai kacang hijau varietas “Aqua” karena benih kacang hijau ditempatkan di botol bekas air mineral merk “Aqua”. Kacang hijau Varietas Vima 1 yang akan diproduksi dan dipasarkan oleh PT EWINDO dengan menyertakan logo Agroinovasi karena kacang hijau Varietas Vima 1 merupakan teknologi hasil penelitian Badan Litbang Pertanian dan diharapkan mampu menyediakan benih kacang hijau yang berkualitas untuk selanjutnya membawa kemanfaatan dan kesejahteraan bagi petani.

Sosialisasi Teknologi Budi Daya Kacang Hijau Varietas Vima 1 merupakan salah satu upaya PT EWINDO yang secara berkesinambungan, terpadu, dan sistematis melakukan edukasi kepada petani mengenai GAP (Good Agricultural Practices) kacang hijau yang berasal dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Dari beberapa demo plot Varietas Vima 1 di beberapa lokasi di Indonesia ternyata senjang hasil cukup tinggi antara hasil di tingkat petani yang hanya berkisar 0,6 t/ha dengan hasil demo plot sekitar 1,6 t/ha.

Diakhir acara peserta memperoleh souvenir benih kacang hijau Vima 1 yang wajib ditanam dan dilaporkan hasil panennya nanti. Kegiatan ditutup oleh Asep Subandi (Senior Manager Seed Operation PT EWINDO) dan diakhiri dengan melihat langsung alat prosesing dan sortasi benih hingga laboratorium pengujian benih di PT EWINDO Jember.

Peserta Sosialisasi.

Peserta Sosialisasi.

RDP