Berita » Temu Akbar Dharma Wanita

temu-akbar-dharma-wanita1

Semangat mengedepankan Corporate Management, tidak hanya melingkupi kegiatan manajemen Badan Litbang Pertanian, namun juga digerakkan melalui kegiatan Dharma Wanita. Bertempat di Aula BBSDLP, 10-11 Juni 2013, dilakukan pertemuan Dharma Wanita. Pertemuan dihadiri oleh jajaran pengurus Dharma Wanita Eselon I dan II serta seluruh Ketua Dharma Perwakilan UPT lingkup Badan Litbang Pertanian.

Ibu Kepala Badan Litbang Pertanian menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan kebetulan, telah dirancang sejak lama. Selain bernuansa silaturrahim, yang lebih penting adalah memberikan pemahaman kepada Ibu-ibu Kepala UPT untuk mengetahui dan menyemangati tugas yang harus diemban oleh Kepala UPT. Rangkaian acaranya cukup padat, diawali oleh foto bersama, mengikuti orasi Profesor Riset, ladies program, ramah tamah pada malam hari, dan diakhiri dengan city tour pada tanggal 11 Juni 2013.

Acara ladies program, dihadiri oleh Ibu Menteri Pertanian, Ibu Wakil Menteri Pertanian serta dari Dharna Wanita Pusat. Ibu Mentan yang menyampaikan tentang program Indonesia Hijau, mengharapkan ibu-ibu ikut serta menjadi penggerak di lingkungan kerja masing-masing, bahkan di lingkungan rumah tinggal. Berbagai program telah dilakukan seperti Program tanam dan pelihara; Mobil hijau; Program pemeliharaan dan pengembangan lingkungan (PPL) dsbnya. Program tanam dan pelihara sangat strategis, karena mampu menjadi salah satu penghela perubahan iklim, ketahanan pangan bahkan juga penting untuk konservasi air. Hal tersebut terkait dengan insan dan tugas jajaran Kementerian Pertanian.

Dharma Wanita Pusat yang diwakili oleh Ibu Wien Ritola Tasmaya menyampaikan masalah Wanita dan Organisasi. Diingatkan sekali lagi ibu-ibu sebagai pendamping suami sebagai pimpinan UPT harus tahu dan memahami visi dan misi organisasi, jangan ketinggalan. Diharapkan ibu-ibu juga harus pintar, menjadi agen perubahan (motivator), percaya diri, memiliki komitmen tinggi terhadap tugas suami dan rumah tangga, selalu optimis, kreatif dan selalu belajar serta memahami etika berorganisasi. Dua hal yang harus selalu diingat sebagai ibu pejabat yakni atribut pribadi dan kepekaan sosial.

MMA/AW