Berita » Tiga Kunci Keberhasilan e-Government Kementan

export_200px_wideDihadapan 200 peserta Forum Koordinasi Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian Tahun 2018 dan Kepala Biro, Sekretaris Badan serta narasumber dari Asdep Kelembagaan Perekonomian dan Kemaritiman Kemenpan RB Dr. Hastari, MAFIS, Sekjen Kementan Syukur Iwantoro memaparkan tiga kunci keberhasilan e-Government yaitu: (1) Peningkatan peran Kepala UPT pasca Forum Koordinasi dan ini variabel penilaian penting, (2) Akselerasi penerapan e-Government oleh UPT, jadi bukan sekedar mendukung, dan (3) Akselerasi yg dimaksud di bidang kelembagaan, ketatalaksanaan, sumber daya manusia dan pelayanan publik. Forum Koordinasi ini diselenggarakan di Bogor pada tanggal 15‒17 Juli 2018.

e-Government, suatu proses pengelolaan pemerintahan berbasis elektronik. Syukur menyampaikan tentang efektivitas, efisiensi, terukur, dan akuntabel, yang sudah digagas di tahun 2000 saat beliau mengikuti Diklatpim 2, dan saat ini pelaksanaan e-Government berjalan cepat.

export_400px_wide

“Kunci pelaksanaan e-Goverment ada di pimpinan bukan di system,” ujar Syukur berdasarkan evaluasi 33 tahun berkarir di Kementan. “Pimpinan harus punya komitmen dan sistem akan jalan dengan sendiri,”, imbuhnya, karena kasus di Indonesia berbeda dengan di negara2 lain, misalnya Belanda dan Malaysia. Akar budaya yang berbeda sehingga sistem berjalan sangat bergantung komitmen pimpinan. Bila Kepala UPT bagus, sistem dan variabel kinerja jalan karena adanya linieritas antara kapabilitas dengan keberhasilan kinerja.

e-Government adalah instrumen yang bisa tingkatkan efektivitas, efisiensi, dan maksimalitas kinerja. Ini tidak terbantahkan. Sebelum membuka acara, Pak Syukur minta seluruh Kepala UPT bekerja dengan hati karena di hatilah bersemayam zat Allah. Kita akan malu bila organisasi tidak memberikan manfaat.

YB