Berita » TIK dan Medsos: Salah Satu Ujung Tombak Kemajuan Satker

tik

Pemaparan pengelolaan TIK di Balitkabi oleh B.S. Koentjoro di hadapan Dewan Juri (Foto: koleksi Dr. Yuliantoro Baliadi)

Tahun 2018 Balitbangtan kembali melakukan kegiatan “Evaluasi Pemanfaatan dan Pengelolaan TIK lingkup Balitbangtan”. Evaluasi dilakukan melalui tiga tahap yaitu: 1) Seleksi tahap awal oleh tim dari Pusdatin, Biro Humas, dan Sekretariat Balitbangtan pada periode Oktober‒November 2018, 2) Penilaian oleh Tim Asesor (Dewan Juri Independen) pada periode November‒Desember 2018, dan 3) Wawancara. Dr. M. Arief mewakili Sesbalitbangtan menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengembangan TIK di masing-masing satker guna mendukung pencapaian visi dan misi kinerja masing-masing satker.

Berdasarkan seleksi tahap satu dan dua, terseleksi masing-masing 5 satker untuk kategori A (BB Padi, BB Mektan, BB Pascapanen, Balitkabi, dan Balitjestro) dan 5 satker untuk kategori B (BPTP Riau, BPTP Jambi, BPTP DKI Jakarta, BPTP Jawa Tengah, dan BPTP Jawa Timur). Tanggal 17 Desember 2018, masing-masing satker diundang Balitbangtan untuk menyampaikan informasi terkait kelembagaan, managemen pengelolaan TIK, pengelolaan media sosial, serta wawancara dengan Dewan Juri.

Tim penggerak TIK Balitkabi yang dikomandani langsung oleh Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi, Kasi Jaslit selaku penanggung jawab Website Balitkabi Bambang Sri Koentjoro, M.Komp., Ketua Redaktur Website Balitkabi Dr. Kartika Noerwijati, dan Web Developer Abi Supiyandi, S.Komp. menghadiri acara wawancara yang didahului dengan pemaparan pengembangan TIK Balitkabi oleh Bambang Sri Koentjoro, M.Komp.

Sebelum pemaparan oleh Koentjoro, Kepala Balitkabi menyampaikan terima kasih kepada Balitbangtan atas apresiasi yang diberikan kepada Balitkabi hingga dapat masuk nominasi lima besar. “Harapan kami, pengelolaan TIK Balitkabi dapat diarahkan bagaimana pengembangan ke depan sehingga dapat lebih maju,””kata Yuliantoro. Di hadapan Dewan Juri, Koentjoro memaparkan dengan gamblang diantaranya mengenai Kelembagaan, Pengelolaan, Kebijakan, dan Komitmen Pimpinan Balitkabi yang terkoneksi dengan website Balitkabi. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula layanan unggulan yang sudah ada dan sedang dikembangkan di Balitkabi dalam menyongsong Industri 4.0 diantaranya adalah aplikasi Sytector berbasis Android, SIWAKA.Ins, dan Sucsoy.Ins.

Hal yang disampaikan oleh Koentjoro sangat menarik perhatian ketiga Dewan Juri. Beberapa masukan dari Dewan Juri adalah perlu adanya legalitas aspek informasi yang menjadi konsumsi publik, perlu dilakukan pendataan/pencatatan dalam kegiatan backup data, dan aplikasi yang dikembangkan oleh satker diharapkan menggunakan hosting nama lembaga dalam hal ini Balitbangtan. Dewan Juri juga menyatakan bahwa komitmen Kepala satker juga sangat penting dalam memajukan dan mengembangkan TIK.

tik2

Foto bersama Dewan Juri Evaluasi Pengelolaan TIK (Foto: koleksi Dr. Yuliantoro Baliadi)

 

KN