Berita » Tinjau Sarpras, Sekretaris Balitbangtan Kunjungi Balitkabi

Dengan tujuan melihat perkembangan kegiatan yang didanai SMARTD, Bapak Sekretaris Balitbangtan Dr. Ir. M. Prama Yufdy, M.Sc. bersama tim SMARTD Balitbangtan meninjau Balitkabi hari Jumat 03 Maret 2017. Sebelum meninjau, Bapak Sesba dan rombongan berkesempatan bertatap muka dengan semua karyawan/karyawati Balitkabi di Aula Balitkabi. Dalam sambutannya, Dr. Joko Susilo Utomo selaku Kepala Balitkabi menyampaikan bahwa Balitkabi sangat membutuhkan dukungan fasilitas dan motivasi untuk meningkatkan kinerja.

sesba

“Kita harus dapat memaksimalkan dana SMARTD untuk meningkatkan sarana-prasarana laboratorium, kebun percobaan, dan pengembangan SDM,” ujar Dr. Prama. Fasilitas yang ada di lingkup Balitbangtan harus diperbaharui dan kita harus memiliki perencanaan yang baik dalam memanfaatkan peralatan yang ada. Balitkabi adalah Balai Nasional, sehingga sarana dan prasarana harus dipersiapkan dengan baik, termasuk kebun percobaan.

Hal tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan SDM. Lebih lanjut Dr. Prama menyebutkan bahwa, Balitbangtan memiliki banyak calon peneliti dan peneliti muda, dan diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang handal. Balitbangtan menyediakan kesempatan training jangka panjang (program S2) maupun pendek (postdoctoral, shortcourse, Visit Indonesian Scientiets) dalam rangka pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM. Karya tulis ilmiah juga harus ditingkatkan kualitasnya. Apalagi Balitkabi sudah dikukuhkan sebagai PUI Aneka Kacang dan Umbi. “Walaupun terminal riset adalah outcome, namun jangan lupakan KTI karena itu merupakan wujud pertanggungjawaban peneliti,” pesan Dr. Prama.

Dr. Prama juga mengatakan Balitbangtan siap mendukung program Kementerian Pertanian. Diantaranya adalah mendukung program pengembangan wilayah perbatasan, pembangunan embung, dan pemetaan potensi pertanian di seluruh wilayah Indonesia. Di samping itu, kegiatan in house harus tetap dibangun dan dikembangkan.

Dalam rangka mendukung program Kementerian Pertanian untuk meningkatkan kemampuan lahan suboptimal, Balitkabi juga berencana melakukan pengembangan komoditas kedelai di lahan suboptimal. Ada tiga rencana besar Balitkabi yaitu pengembangan kedelai di lahan pasang surut, lahan kering, dan lahan ternaungi. “Ketiga rencana kegiatan tersebut sudah dalam tahap pengajuan proposal, dan semoga dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Dr. Joko Susilo dalam acara pertemuan dengan Dr. Prama.

sesba2

 

KN