Berita » Tokoh Penggerak Petani Kedelai dari Simpang, Berbak, Tanjabtim, Jambi

Pak Yatno di dekat area pertanaman kedelai.

Pak Yatno di dekat area pertanaman kedelai.

Berbekal 1,0 kg biji kedelai yang dibawa dari asalnya yaitu Lamongan (Jawa Timur), pak Yatno atau Pakde Yatno (nama lengkap Suyatno) pada tahun 1977 mendapatkan hasil biji sekitar 1,0 kwintal.

Hasil biji tersebut terus dikembangkan beberapa musim dan tahun selanjutnya oleh petani disekitar di Rantau Makmur hingga di daerah tersebut mengalami pemekaran.

Petani kedelai di Tanjabtim tidak ada yang tak kenal dengan Pak Yatno yang saat ini tempat tinggalnya di Simpang, Berbak, Tanjabtim, Jambi. Seorang yang sangat sederhana, dan selalu memotivasi petani untuk tanam kedelai hingga saat ini, meskipun lahan usahataninya di lahan pasang surut menghadapi berbagai kendala.

Semenjak terdapat kegiatan Balitkabi tahun 2007 hingga 2009 dalam bentuk uji demplot beberapa varietas, petani kedelai didaerah sekitarnya produktivitas lebih meningkat dan lebih menyukai Varietas Anjasmoro.

Pak Yatno sebagai ketua Gapoktan Berbak Jaya dengan 24 kelompok taninya terus berupaya mengajak untuk lebih meningkatkan usahataninya, utamanya kedelai.

Bermodal ketekunan dan kerja keras Pak Yatno dan petani yang dikomandaninya terus konsisten sebagai petani kedelai dan berharap sebagai salah satu sentra sumber benih kedelai untuk Jambi dan sekitarnya.

Sukses Pak Yatno, semoga upaya kerja kerasnya menghasilkan petani-petani kedelai yang sejahtera.

Tanaman kedelai di depan rumah Pak Yatno.

Tanaman kedelai di depan rumah Pak Yatno.

GWAS