Berita » Tumpangsari Kedelai dan Cabai di Blitar

Tumpangsari kedelai dan cabai di lahan kering.

Tumpangsari kedelai dan cabai di lahan kering.

Hingga saat ini, Kecamatan Binangun, masih menjadi sentra produksi kedelai di Kabupaten Blitar. Pola tanam setahun lahan kering Binangun, diawali pada awal musim penghujan, dibuat bedengan (guludan) untuk ditanami jagung dan di antara dua tegakan jagung ditanami 1–2 tanaman cabai. Menjelang jagung dipanen, di kanan kiri guludan ditanami kedelai. Pola tanam yang demikian telah lama dilakukan oleh petani.

Penuturan Pak Nawan, salah satu tokoh petani di Desa Birowo, Binangun, penanaman kedelai memiliki manfaat ganda, sebagai penyumbang pendapatan petani dan sebagai penyubur tanah. Dituturkan lebih lanjut, bahwa kedelai akan dipanen jika sebagian besar daun telah rontok. Sebagian besar penanaman kedelai yang dilakukan pada bulan Februari, digunakan sebagai benih, sehingga panen pada umur yang relatif tua, dengan anggapan akan meningkatkan kualitas benih. Varietas kedelai yang banyak digunakan adalah Varietas Wilis dan Anjasmoro. Hingga saat ini Varietas Wilis masih diminati oleh petani karena pada saat kedelai sudah tua dan jika terjadi hujan maka biji kedelai yang masih di pertanaman tidak mudah tumbuh, hal tersebut berbeda dengan Anjasmoro yang dinilai mudah tumbuh jika terjadi hujan pada saat tanaman sudah tua. Walaupun demikian harga benih Varietas Anjasmoro adalah Rp 16.000/kg, sedangkan benih varietas Wilis adalah Rp 15.000/kg.

Tumpangsari kedelai dan cabai di pekarangan rumah (kiri) dan wawancara dengan petani (kanan).

Tumpangsari kedelai dan cabai di pekarangan rumah (kiri) dan wawancara dengan petani (kanan).

Tumpangsari cabai dengan kedelai seluas satu hektar membutuhkan benih kedelai sebanyak 20 kg dan hasil kedelai yang diperoleh sekitar 800 kg. Pada tahun 2017 harga jual kedelai untuk komsumsi sekitar Rp 7.000/kg dan untuk calon benih seharga Rp 7.200/kg. Petani ternyata telah mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahannya, sebagai sumber pendapatan dan menjaga kelestarian lahan.

AyK