Berita » Untuk Mengetahui Perkembangan Kerjasama Penelitian Ubijalar CIP−Balitbangtan, Biro KLN Kementan kunjungi Balitkabi

Biro Kerjasama Luar Negeri (KLN) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian berkunjung ke Balitkabi dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan kerjasama kegiatan International Potato Center (CIP) dengan Badan Litbang Pertanian telah dirintis sejak tahun 1980 khususnya dalam penelitian ubijalar.

Tugas Biro KLN adalah sebagai fasilitator yang menjembatani CIP dan Balitbangtan terutama dalam kesepakatan (MoU) untuk diproses lebih lanjut di Kementerian Luar Negeri. CIP merupakan salah satu organisasi Internasional non pemerintahan di bawah Consultative Group on International Agricultural Research (CGIAR), dimana Indonesia secara aktif memberikan kontribusi setiap tahunnya.

CIP berperan aktif dalam mendukung penelitian ubijalar di Indonesia antara lain: melakukan eksplorasi, koleksi, karakterisasi dan konservasi plasma nutfah ubijalar, membantu pemulia untuk mengakses plasma nutfah internasional untuk bahan program pemuliaan, membantu meningkatkan kapasitas penelitian pertanian Indonesia, mengorganisir konferensi, workshop, training kelompok/individu tingkat nasional/internasional.

Beberapa varietas ubijalar yang sudah dilepas di Indonesia yang merupakan hasil kerjasama Balitkabi dengan CIP antara lain: Beta 1, Beta 2, Papua Solossa, Papua Pattipi, Sawentar, Shiroyutaka, Sukuh, Jago, Kidal, Cangkuang dan Sewu.

Rombongan terdiri atas empat orang yaitu: Hapsari Sri Susanti, S.Sos., M.Sc., Rosanna Theresia, S.P., Mia Mariani Agustina, S.E. dan Ranca Irin Desiyanti, S.E. bersama peneliti ubijalar dari CIP (Ir. Tjintokohadi, M.Sc.) diterima langsung oleh Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo didampingi oleh peneliti ubijalar Dr. M.Jusuf dan Febria Cahya I., M.P. Pada kesempatan tersebut Ir. Tjintokohadi, M.Sc. mempresentasikan perkembangan kerjasama CIP-Balitkabi, ditambahkan dengan uraian hasil-hasil kerjasama dengan CIP oleh Dr. M.Jusuf.

Sementara itu Hapsari Sri Susanti, S.Sos., M.Sc., dari Biro KLN menjelaskan peranan Indonesia dalam organisasi internasional dan peranan Biro KLN dalam menangani berbagai kerjasama dengan luar negeri. Bapak Kepala Balai menyatakan dukungannya atas kerjasama penelitian dengan CIP yang telah terjalin selama ini dan diharapkan di tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan lagi.

Staf Biro KLN Kementan berfoto bersama Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo (kiri) Staf Biro KLN Kementan di KP Kendalpayak melihat konservasi plasma dan kegiatan penelitian ubijalar.

Staf Biro KLN Kementan berfoto bersama Kepala Balitkabi, Dr. Didik Harnowo (kiri) Staf Biro KLN Kementan di KP Kendalpayak melihat konservasi plasma dan kegiatan penelitian ubijalar.

Staf Biro KLN didampingi peneliti Balitkabi mengunjungi sentra produksi ubijalar di Tumpang (kiri), dan outlet “Bakpao Telo”.

Staf Biro KLN didampingi peneliti Balitkabi mengunjungi sentra produksi ubijalar di Tumpang (kiri), dan outlet “Bakpao Telo”.

Staf Biro KLN Kementerian Pertanian sangat terkesan dengan kunjungannya ke Balitkabi, khususnya ketika diajak ke Kebun Percobaan Kendalpayak. Sebelumnya mereka hanya mengetahui macam ubijalar ada tiga yaitu ubi jalar ungu, orange dan cilembu, ternyata di Balitkabi mereka dapat melihat ribuan klon ubijalar dengan keragaman genetiknya yang terdiri atas: varietas unggul dan lokal ubijalar (27) diantaranya merupakan hasil kerjasama Balitkabi-CIP, koleksi plasma nutfah yang berasal dari hasil eksplorasi di daerah-daerah di Indonesia (350) serta klon-klon ubijalar yang masih dalam proses penelitian baik dari Indonesia maupun CIP.

Selain ke Balitkabi, tamu dari Biro KLN juga berkunjung ke sentra produksi ubijalar Tumpang. Mereka sangat bersemangat melihat pertanaman ubijalar petani, selain itu juga mengunjungi lokasi penelitian Balitkabi dan uji multilokasi. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Bakpao Telo untuk mengetahui bisnis aneka produk olahan dengan bahan baku ubijalar.

FCI/MJ